28 Tahun Berkarir di Militer, Kolonel Beben Menuju Pilkada Kota Tangsel  

Kembalikan Form Penjaringan Balon ke DPC PDIP
  • Whatsapp
Kolonel Beben Nurpadilah (kanan) saat mengembalikan form pendaftaran ke kantor DPC PDIP Tangsel, Sabtu (14/9).

INDOPOLITIKA.COM- Kolonel Beben Nurpadilah, benar-benar sudah mantap ingin melanjutkan karirnya di dunia politik. 28 tahun berkarir sebagai TNI AU, Kolonel Beben pun kini membidik kursi Calon Walikota Tangerang Selatan, sebagai tujuan pengabdia selanjutnya. Beben diketahui mengawali karier militer di TNI Angkatan Udara pada tahun 1992.

 “Saya mengembalikan formulir pendaftaran ya, yang udah saya isi sesuai dengan format yang sudah ada di situ. Saya sudah ada tanda tangannya, istilahnya kontrak untuk saya yang mendaftar melalui jalur PDIP ini,” kata Beben ditemui selepas mengembalikan form penjaringan bacalon walikota-wakil walikota di kantor DPC PDIP, Sabtu (14/9).

Baca Juga:

Bagi Kolonel Beben, berkarir di militer maupun sebagai kepala daerah tidak ada bedanya. Karena tujuan pengabdinya sama yakni untuk masyarakat. Untuk itu, dia pun siap meninggalkan jabatan TNI nya saat ini.

“Saya masih aktif. Saya sudah 28 tahun berdinas. Kalau mengundurkan diri kan, ada prosesnya sesuai Undang-undang Nomor 34 tahun 2004 Pasal 47, dimana disebutkan prajurit TNI yang akan menduduki jabatan sipil kan harus mengundurkan diri harus keluar,” jelasnya pria yang pernah ikut kursus Jurnalistik Puspen TNI tahun 1996 ini.

Ditanya alasan membidik Tangsel? Beben menjelaskan, sebagai putra daerah ia tentu saja merasa terpanggil untuk membangun dan memajukan daerah kelahirannya. ”Pertama saya jelas niat lah ya. Saya ingin Tangsel lebih maju lagi. Tangsel sudah maju dibawah kepemimpinan bu Airin dan Pak Benyamin. Tapi kan saya sebagai putra daerah, saya pikir saya harus turun juga untuk sama-sama mewujudkan Tangsel lebih makmur, lebih sejahtera dan lebih adil untuk kesejahteraan seluruh masyarakat Tangsel kedepanya,” beber Kabid Media Massa Kemenko Polhukam itu.

Dikatakan Beben, peluangnya untuk menerapkan visi misi dan idenya akan lebih terakomodir jika berada dalam sebuah lingkaran pemerintah. “Kalau kita, saya di luar pemerintahan kan nggak bisa (secara langsung membangun Tangsel). Bisanya cuman mensupport, mendorong saja. Ga terlalu efektif,” tandas Beben yang pernah mendapat penghargaan Bintang Swa Buana Paksa Nararya dan tanda kehormatan Bintang Yudha Dharma.

Persaingan mendapatkan kendaraan politik sebagai syarat maju di Pilkada Tangsel, makin ketat dengan kemunculan nama-nama beken. Tapi Kolonel Beben, hal itu bukan persoalan serius. Karena siapapun masih berkesempatan diusung partai. Baik PDIP, Golkar, Demokrat, Gerindra maupun parpol lainnya.

“Kendaraan politiknya itu kan dari partai ya. Jadi saya ya daftar ke PDIP salah satunya yang sudah buka pendaftaran. Nanti ke partailain juga. Komunikasi dengan Demokrat, Gerindra sudah. Kemarin dengan Pak Sekjen Gerindra juga sudah komunikasi, silaturahmi lah ya,” akunya.

“Kalau untuk pasangan, kita lihat saja nanti. Bisa dengan siapa saja. Yang penting sepaham, satu visi misi, satu kesamaan pikiran membangun Kota Tangerang Selatan,” tutupnya.[asa]

 

 

 

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *