3 dari 34 Pelajar Hendak Tawuran di Jalan Raya Serang-Jakarta Ditetapkan jadi Tersangka

Kapolsek Ciruas Kompol Hasan Khan (tengah) didamping Kasat Reskrim Polres Serang AKP Dedi Mirza (kiri) saat menunjukan barang bukti senjata tajam yang dibawa pelajar saat tawuran pada Selasa (22/11/2022)./Dok.polisi

INDOPOLITIKA.COM – Peringatan bagi Anda para orang tua agar lebih intens komunikasi dengan anak-anaknya yang masih duduk di bangku sekolah. Pasalnya, mereka bisa saja masuk penjara karena terlibat tawuran.

Setidaknya hal itu terjadi dengan tiga pelajar SMP yang hendak tawuran di Jalan Raya Serang-Jakarta, Ciruas, Kabupaten Serang, Banten pada Selasa (22/11/2022), yang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Pada saat kejadian, polisi mengamankan 34 orang pelajar. Namun hanya tiga orang yang ditetapkan tersangka karena memiliki senjata tajam (sajam).

Ketiga pelajar yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu berinisial RY (14) RI (15) dan ER (15), ketiganya merupakan warga Kecamatan Ciruas, Serang, Banten.

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik, tiga dari 34 pelajar diproses (hukum) lebih lanjut atas kepemilikan senjata tajam,” kata Kapolres Serang AKBP Yudha Satria melalui keterangan tertulisnya, dikutip, Jumat (25/11/2022).

Yudha menjelaskan, ketiganya akan dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 undang undang darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam.

Sedangkan 31 pelajar yang juga turut diamankan oleh Polsek Ciruas, kata Yudha, telah dikembalikan kepada orangtuanya masing-masing dengan disaksikan pihak sekolah.

Selain itu, lanjut Yudha, mereka telah berikrar dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain tersebut.

Yudha mengatakan, tindakan tegas dilakukan sesuai dengan arahan Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto, sehingga penyidik memproses hukum ketiga pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam.

Yudha juga meminta kepada masyarakat agar turut proaktif dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan nyaman di wilayahnya masing-masing.

“Sampaikan informasi jika melihat sesuatu yang mencurigakan segera hubungi polsek terdekat. Seluruh informasi akan ditindaklanjuti,” tandasnya. [Red]

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *