3 Gadis Ngawi Rela Foto Bugil Hanya Demi Dapatkan Pekerjaan

  • Whatsapp
Ilustrasi

INDOPOLITIKA.COM- Krisis lapangan pekerjaan yang terjadi di daerah saat ini dimanfaatkan oleh pria cabul. Tiga gadis yang baru lulus SMA di Ngawi menjadi korban penipuan. Mereka rela mengirimkan foto telanjang hanya demi mendapatkan pekerjaan dengan bayaran tinggi.

“Jadi ada tiga gadis yang melapor menjadi korban penipuan. Dengan modus pelaku menjanjikan pekerjaan setelah mengirim foto telanjang,” ungkap Kapolres Ngawi Ajun Komisaris Besar Pranatal Hutajulu kepada wartawan.

Baca Juga:

AB (18), pria cabul pengangguran yang menjadi pelaku dalam kasus ini  adalah  warga Dusun Jepang, Desa/Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro. AB hanylah  tamatan SMP.

Dijelaskan Pranatal, pelaku mencari mangsa untuk melakukan pemerasan kepada korban melalui media sosial Facebook. Pelaku melakukan permintaan pertemanan dan menawarkan pekerjaan dengan gaji antara Rp 3 juta hingga Rp 5 juta. Pelaku meminta korban untuk mengirim foto dan video telanjang.

“Setelah korban mengirim foto dan video telanjang, mereka lalu memeras korban agar mengirim uang antara Rp 7-25 juta. Namun korban tidak menurutinya. Dan akhirnya pelaku meng-upload foto dan video telanjang korban ke media sosial,” lanjutnya.

Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP M Khoirul Hidayat menerangkan, pelaku melanggar Pasal 27 Jo Pasal 46 ayat 1 dan 4 nomor 19 tahun 2016 tentang Undang-Undang ITE dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

“Untuk pelanggaran undang-undang ITE menyebarluaskan gambar tidak senonoh dengan ancaman hukumannya enam tahun penjara,” ujarnya.

Khoirul menambahkan, dari tangan pelaku penipuan, polisi mengamankan barang bukti berupa buku tabungan BRI atas nama pelaku. Serta sebuah ponsel yang digunakan pelaku untuk meng-upload foto dan video korban.

“Kami mengimbau kepada para pengguna medsos untuk berhati-hati dalam ber-sosmed,” pungkasnya.[sgh]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *