3 Polisi Terluka Saat Kerusuhan di Manokwari

  • Whatsapp
Karopenmas Divisi Humas Polri Birgjen Pol Dedi Prasetyo

INDOPOLITIKA – Tiga orang personel kepolisian terluka saat negosiasi unjukrasa mahasiswa dan masyarakat di Manokwari, Papua Barat. “Dari kepolisian 3 orang korban, satu luka Karoops, dua anggota. Saat negosiasi wagub, pangdam, ada provokasi lemparan batu,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Senin (19/8).

Dedi mengatakan kondisi di Manokwari sudah kondusif. Komunikasi terus dilakukan dengan mahasiswa dan tokoh masyarakat. Namun, sempat terjadi perusakan dan pembakaran fasilitas umum serta kendaraan.

Baca Juga:

Dedi mengatakan kerusuhan di Manokwari itu bermula dari mahasiswa dan masyarakat yang menyampaikan aspirasinya terkait insiden kekerasan dan pengusiran mahasiswa Papua di Malang dan Surabaya beberapa hari lalu. Mereka, menurut Dedi, kemudian memblokade jalan hingga melakukan pembakaran dan perusakan.

“Singkatnya spontanitas mahasiswa tadi pagi melakukan unjuk rasa, kemudian juga dari masyarakat bergabung dengan mahasiswa menyampaikan aspirasinya dengan cara memblokir seluruh perempatan-perempatan jalan. Dengan kejadian tersebut, kapolda bersama seluruh jajaran berkomunikasi, silakan menyampaikan aspirasi tapi jangan anarkis,” jelasnya.

Dedi mengungkapkan, hingga kini pihaknya terus melakukan negosiasi agar para demonstran membuka jalan yang diblokade dan tidak melakukan perusakan ataupun pembakaran. Hingga saat ini, kata dia, semua titik jalan di Manokwari masih diblokade.

“Hampir semua titik-titik jalan, perempatan jalan di Manokwari diblokir sama komunitas masyarakat dan mahasiswa. Mahasiswa ini di pusat kota, tapi di pinggirannya banyak jalan diblokir,” kata Dedi.

“Hasil negosiasi tadi untuk masyarakat tidak melakukan tindakan anarkis tapi masih memblokade jalan. Ini masih diupayakan blokade dibuka. Kami selalu mengedepankan soft approach,” ucap Dedi.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *