Internasional

400 Narapidana Kabur dari Tahanan di Libya

Sejumlah bangunan rusak akibat pertempuran antara kelompok bersenjata di Libya. (Foto: AFP)

Tripoli: Sekitar 400 narapidana melarikan diri dari penjara di Libya seiring dengan meledaknya lagi pertempuran antar kelompok bersenjata.

Para narapidana membuka paksa pintu penjara Ain Zara dan penjaga tak dapat menghentikan mereka. Penjara tersebut terletak di Tripoli selatan, wilayah yang selama sepekan ini dilanda pertempuran sengit.

Dilansir dari AFP, Senin 3 September 2018, secara terpisah, sebuah rudal juga jatuh di kamp al-Fallah, yang merupakan kamp sementara para pengungsi yang berasal dari Tawergha.

Akibatnya, dua orang tewas dan tujuh lainnya terluka, termasuk dua anak kecil.

Kekerasan ini terjadi ketika Inggris, Prancis, Italia, dan Amerika Serikat memperingatkan bahwa eskalasi kekerasan akan menghambat proses politik di Libya. Negara itu berencana mengadakan pemilihan umum pada Desember mendatang.

Baca: Pertempuran Baru Bergolak, Tripoli Dihujani Roket

Roket yang lain juga menghantam Hotel Waddan yang terletak di pusat kota Tripoli, dekat Kedutaan Besar Italia dan melukai sekitar tiga orang.

Pertempuran terbaru meletus sehari setelah sedikitnya 15 roket mendarat di Tripoli dan sekitarnya. Serangan memicu penundaan penerbangan di satu-satunya bandara yang masih beroperasi di ibu kota.

Pertempuran antara sejumlah kelompok bersenjata di Libya pecah awal pekan ini. Pertempuran pada Senin dan Selasa pekan lalu terjadi antara Brigade Ketujuh, atau Kaniyat, dengan Brigade Revolusi Tripoli (TRB) dan Nawasi, dua faksi terbesar di Tripoli.

Dalam beberapa tahun terakhir, Libya terbagi antara Pemerintahan Nasional (GNA) yang diakui PBB dengan pemerintahan tandingan di wilayah timur yang didukung Jenderal Khalifa Haftar.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close