5 Fakta Yang Bikin Heboh Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

  • Whatsapp
Gladi kotor pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin di Gedung DPR

INDOPOLITIKA.COM –  Pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin pada Minggu 20 Oktober 2019 diwarnai dengan berbagai kegiatan yang membuat perhatian lebih dari publik. Berikut beberapa fakta menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden di Gedung DPR RI.

Fakta 1:  Nyi Roro Kidul  dan Nyi Blorong Ikut Amankan Pelantikan Presiden

Muat Lebih

Lelaki yang mengaku ki Sabdo menggelar ritual di Gedung Parlemen, Senayan, beberapa hari menjelang pelantikan Joko Widoro dan KH Ma’ruf Amin. Dalam video yang viral di media sosial, tampak Ki Sabdo yang mengenakan pakaian serba hitam, duduk bersila di pelaratan Gedung Parlemen.

Setelah itu, ia menyatakan bahwa menjelang pelantikan gedung parlemen sudah dijaga oleh Ratu Pantai Selatan Nyi Roro Kidul, Nyi Blorong dan Jin Kayangan. Menurutnya, pelantikan akan berjalan aman dan lancar berkat bantuan dan penjagaan para mahluk halus tersebut.

Fakta 2: Personil TNI – Polri yang Bertugas di Gedung DPR Nyawer Artis Dangdut

Foto-foto personil TNI dan Polri yang sedang dihibur artis dangdut juga viral di media sosial. Seperti diberitakan indopolitika.com, para artis yang datang di antaranya, Dewi Persik, Irma Darmawangsa, Chika Jessica, Wika Salim hingga Five Fi.

Menurut Dewi Persik, kehadiran mereka di sana untuk memberikan support kepada para prajurit TNI dan Polri menjaga keamanan, ketertiban dan persatuan bangsa. “Kita memberikan ucapan terima kasih kepada mereka. Tanpa mereka nggak tahu apa yang akan terjadi,” ucap Dewi Persik.

Para anggota TNI dan Polri ini tengah bertugas di kawasan Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta. Menjelang pelantikan aparat keamanan menerjunkan 31 ribu personil untuk menjamin proses pelantikan presiden dan wapres berjalan aman dan lancar.

Fakta 3: Pasukan Elit TNI Gelar Latihan Pengamanan di Lapangan Monas

Sejumlah anggota pasukan elit TNI mulai dari Kopassus, Denjaka, Paskhas TNI AU menggelar simulasi pengamanan acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden di Lapangan Monas, Sabtu (19/1-/2019). Aksi heroik para pasukan elit ini pun disebar dalam video beberapa menit.

Simulasi itu dilakukan bagaimana melindungi VVIP yakni Presiden dan Wakil Presiden dari serangan musuh. Selain itu pengamanan juga dilakukan sangat ketat lantaran acara akan dihadiri oleh 20 negara sahabat.

Fakta 4: Habiskan Dana Rp1 Miliar Sewa Mobil untuk Tamu Undangan

Acara pelantikan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin juga harus menghabiskan dana Rp1 miliar hanya untuk menyewa mobil Mercedes Benz. Mobil yang disewa sebanyak 18 unit yang dipersiapkan untuk kendaraan para tamu negara sahabat yang akan menghadiri acara tersebut.

Menurut Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, mobil mercy yang disewa ada dua tipe. Pertama S450 dan E300. Merki menyewa, pemerintah meminta agar mobil yang digunakan adalah mobil baru. Mobil denga tipe tertinggi, lanjut Heru, akan dipakai oleh para kepala negara yang akan hadir. Sedangkan tipe terendah akan digunakan oleh utusan dari negera sahabat.

Seperti diketahui, ada beberapa kepala negara yang akan hadir dalam acara pelantikan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin. Di antaranya, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Australia dan Filipina.

Fakta 5: Acara Karnaval Budaya Syukuran Pelantikan Jokowi Dibatalkan

Acara karnaval budaya sebagai bentuk syukuran atas pelantikan Presiden Jokowi dan Wapres KH Ma’ruf Amin dibatalkan. Jokowi tidak mau para pendukungnya merayakan pelantikan itu dilakukan berlebihan.

Ketua Umum relawan Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi mengatakan, Presiden tidak ingin acara syukuran dilakukan secara berlebihan. “Parade dan karnaval budaya dan pawai budaya nusantara dibatalkan,” kata Budi saat jumpa pers di Istana Merdeka, beberapa waktu lalu.

Padahal, kata Budi, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan. Seperti karnaval gajah dari Way Kambas hingga tarian-tarian dari seluruh Indonesia. “Kami sedih dan berat hati. Namun Presiden lebih menginginkan setelah dilantik langsung fokus bekerja kembali,” tambah Budi. (rma)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *