INDOPOLITIKA – Bazar murah selalu dinantikan kehadirannya oleh warga. Sebab, warga bisa mendapatkan bahan pokok kebutuhan rumah tangga dengan harga relatif murah.
Bahan pokok seperti beras, minyak, gula bisa ditebus dengan harga di bawah harga pasar.
Pada tahun-tahun sebelumnya, Pemkot Tangsel juga rutin menggelar bazar murah Ramadhan. Untuk tahun 2026, Pemkot Tangsel kembali menghadirkan bazar murah yang serentak dilaksanakan di tujuh kecamatan kota tersebut.
Bazar murah Ramadan ini dijadwalkan berlangsung pada pada 5 Maret 2026. Sejauh ini, pihak penyelenggara, dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel tengah melakukan koordinasi intensif bersama organisasi perangkat daerah (OPD) serta mitra yang akan dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
“Kita akan melaksanakan bazar murah tanggal 5 Maret, hari Kamis. Pelaksanaannya serentak di tujuh kecamatan dan hanya satu hari,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Kota Tangsel, Bachtiar Priyambodo, dikutip dalam keterangannya, Senin (2/3/2026).

Bazar Murah Dibuka Wali Kota-Wakil Wali Kota Tangsel
Ia menjelaskan, bazar murah tersebut rencananya akan dihadiri oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel di kecamatan yang berbeda. Kehadiran pimpinan daerah itu untuk memastikan kegiatan berjalan dengan baik di seluruh wilayah.
Menurut Bachtiar, antusiasme mitra cukup tinggi untuk berpartisipasi dalam bazar murah. Namun hingga kini, pihaknya masih menunggu konfirmasi lebih lanjut terkait keikutsertaan mitra dalam bazar ini.
“Kemarin kita baru rapat koordinasi mengundang mitra dan OPD yang mau ikut. Banyak yang antusias, tapi memang masih menunggu konfirmasi,” tegasnya.
“Nanti teknisnya akan dikoordinasikan oleh masing-masing kecamatan, apakah menggunakan kupon, dibatasi atau seperti apa. Skemanya kurang lebih seperti tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

OPD Diajak Buka Layanan Publik
Selain bazar murah, Pemkot Tangsel juga membuka peluang bagi OPD yang tidak mengikuti kegiatan penjualan untuk tetap berpartisipasi dengan membuka layanan publik kepada masyarakat.
“OPD yang tidak ikut bazar bisa membuka pelayanan, misalnya layanan arsip atau pelayanan dari Dinas Kesehatan,” pungkas Bachtiar.
Bantu Masyarakat
Pemkot Tangsel berharap bazar murah ini dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di bulan Ramadan.
Kepala Dinas Kominfo Tangsel, TB Asep Nurdin, membeberkan rincian harga intervensi. Beras SPHP lima kilogram dijual Rp54.000 dari harga Rp69.000.
Daging sapi ditekan menjadi Rp110.000 per kilogram. Harga pasar normal komoditas itu berkisar Rp135.000.
Telur ayam ras dijual Rp26.000 per kilogram. Minyak goreng dipatok Rp14.000 per liter dan gula Rp16.000.
Asep menegaskan stok tersedia langsung di titik permukiman warga. Distribusi dirancang dekat agar warga mudah mengakses.
Ia berharap warga menjalani Ramadan lebih tenang tanpa tekanan harga.
“Bazar Ramadan bukan seremoni, tapi aksi nyata pemerintah,” demikian Tb Asep. (Adv)












Tinggalkan Balasan