INDOPOLITIKA – Kawan Muda 17 menggandeng Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama BPJS Ketenagakerjaan dan PIK 2 memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 500 guru ngaji yang tersebar di lima kecamatan wilayah Utara Kabupaten Tangerang, yakni Mauk, Kosambi, Pakuhaji, Teluk Naga, dan Sukadiri. Penyerahan bantuan dipusatkan di Aula Kecamatan Mauk, Jum’at (13/2/2026).

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa guru ngaji termasuk dalam kelompok pekerja rentan yang selama ini mengabdikan diri tanpa mengenal waktu, namun belum seluruhnya mendapatkan perlindungan kerja.

“Alhamdulillah sekarang BPJS dan juga PIK 2 menjamin 500 guru ngaji. Mereka kerja terus, mengajar tanpa kenal waktu, tapi belum semuanya terlindungi. Ini bentuk kepedulian kita,” ujar Bupati Maesyal Rasyid dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengalokasikan anggaran perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 500 ribu pekerja rentan yang mencakup guru ngaji, nelayan, tukang becak, sopir angkot, hingga tukang ojek.

“Pemda saat ini baru mampu menjamin 500 ribu orang. Kalau semuanya ditanggung sekaligus, pembangunan jalan, jembatan, sekolah, dan puskesmas bisa terhambat. Karena itu kita berbagi peran. Hari ini PIK 2 membantu 500 orang. Ini kolaborasi yang sangat baik untuk masyarakat,” jelasnya.

Bupati juga mengapresiasi kontribusi pihak ketiga, termasuk PIK 2, yang telah membantu pembangunan infrastruktur jalan, sarana olahraga, koperasi desa, program bedah rumah, hingga bantuan sosial. Ia berharap cakupan perlindungan BPJS ke depan semakin luas dan menyasar lebih banyak pekerja rentan di wilayah pesisir Utara Kabupaten Tangerang.

“Saya berharap bantuan ini terus berkembang, tidak hanya untuk guru ngaji, tetapi juga nelayan dan pekerja rentan lainnya agar membawa keberkahan bagi masyarakat,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Kawan Muda 17 menggelar pelatihan keterampilan tata rias (make-up) gratis bagi masyarakat sebagai upaya peningkatan kapasitas dan peluang ekonomi warga.

“Terima kasih atas pelatihan make-up hari ini. Mudah-mudahan masyarakat memiliki keterampilan tambahan dan membuka peluang kerja baru,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kawan Muda 17, Bung Herdi, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud nyata gerakan kepemudaan yang ingin hadir dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Guru ngaji adalah penjaga nilai dan akhlak generasi kita. Sudah seharusnya mereka mendapatkan perlindungan yang layak. Kawan Muda 17 akan terus mendorong kolaborasi seperti ini agar semakin banyak pekerja rentan yang terlindungi dan semakin banyak masyarakat yang diberdayakan,” ujar Bung Herdi.

Ia menambahkan, program perlindungan BPJS dan pelatihan keterampilan ini sejalan dengan semangat “Berdaya Melalui Pengabdian dan Cinta” yang diusung dalam kegiatan tersebut.

Dengan adanya perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi 500 guru ngaji ini, diharapkan para penerima manfaat dapat menjalankan pengabdian mereka dengan rasa aman dan terlindungi, sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi baru bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.(Red)

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com