62% warga Puas Kinerja Gubernur, 17% Tak Ingin Rohidin Pimpin Bengkulu Lagi

  • Whatsapp

 INDOPOLITIKA- Lembaga Survei Politik Indonesia (LSPI) juga melakukan survei untuk melihat tingkat kepuasan warga Bengkulu terhadap kinerja gubernur mereka, Rohidin Mersyah.

“Hasil survey menemukan bahwa 62,7% warga Bengkulu sangat puas dengan kinerja Rohidin Mersyah. Sementara 16,7% menyatakan kurang puas atau tidak puas sama sekali. Sedangkan 20% menyatakan tidak tahu,” papar peneliti senior LSPI,Budiyana Saefullah kepada indopolitika.com, baru-baru ini.

Muat Lebih

Budiyana mengatakan, kepuasaan itu juga sebanding dengan keberhasilan lima program prioritas Gubernur Bengkulu yang menjadi janji Rohidin.

Dalam program pengentasan kemiskinan dan meretas ketertinggalan 72,00% menyatakan berhasil. Program penguatan komoditas unggulan argomaritim 60,00% menyatakan berhasil. Program pengembangan insfrastruktur strategis dan industrialisasi 67,10% menilai program itu berhasil.

Program lainnya, kata Budiyana, transformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi informasi 52,40% menilai berhasil. Dan program visit wonderful Bengkulu sebanyak 55,00% menyatakan berhasil.

Dari aspek kemajuan yang dicapai oleh pemerintahan Rohidin, survei ini juga menemukan sebanyak 57,4% menilai ada cukup kemajuan di bawah kepemimpinan Rohidin. Bahkan 2 % responden menilai sangat banyak kemajuan. Sementara mereka yang menilai kurang ada kemajuan di bawah kepemimpinan Rohidin sebanyak 12,7 %, dan menilai tidak ada kemajuan sama sekali mencapai 7,9 %.

Survei juga memotret opini masyarakat mengenai tingkat keberhasilan pemerintah Rohidin Mersyah. Dalam survei banyak yang menyatakan pemerintahan Rohidin berhasil (50.2 %), kurang berhasil (25,2 %), sangat tidak berhasil (6,8 %), sangat berhasil (1,5 %) dan tidak tahu/tidak menjawab (16,3 %).

Terakhir survi LSPI ini juga berupaya menggambarkan sikap pemilih mengenai keinginan memilih kembali incumbent dalam Pilkada Bengkulu 2020. Hasilnya, 23,8 % mengingkan kembaili Rohidin Mersyah menjadi gubernur periode 2020-2025, sedangkan 17,5 % tidak menginginkan Rohidin kembali menjadi Gubernur Bengkulu. Sedangkan 58,7 % menyatakan sikap tidak tahu/tidak menjawab.

“Sepertinya angka yang belum menentukan sikap dan pilihan atas Rohidin cukup tinggi, 58,7% ,” ujarnya.

Ditanya mengenai alasan mengapa mengingikan kembali Rohidin, umumnya responden berasalan karena kepribadian Rohidin Mersyah, sepeti jujur, bersih, tidak korupsi (47,1 %). Alasan lainnya, Rohidin mampu memecahkan masalah (29,9 %). Alasan kesamaan latar belakang (2,2 %).

Sedangkan bagi mereka yang tidak menginginkan Rohidin Mersyah kembali memimpin Bengkulu, sebanyak (71,6 %) menilai Rohidin tidak mampu memecahkan masalah di Bengkulu. Soal kepribadian Rohidin yang tidak jujur, tidak bersih dari korupsi (10,5 %), dan karena perbedaan latar belakang (agama,suku dan lainnya) sebanyak (5,0 %). (rma)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *