621 Warga Tangsel Batal Ibadah Umroh Akibat Penangguhan Sementara Visa Arab Saudi

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Sebanyak 621 orang jemaah ibadah umroh asal Kota Tangerang Selatan (Tangsel) gagal diberangkatkan, lantaran Pemerintah Arab Saudi melarang warga asing untuk melakukan ibadah umrah untuk sementara waktu.

Kebijakan secara tiba-tiba tersebut sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Ada sebanyak 621 jemaah, berdasarkan data dari rekomendasi umroh yang kantor Kemenag Tangsel keluarkan,” ujar Kepala Kemenag Tangsel, Abdul Rojak saat dihubungi Indopolitika.com, pada Jumat (28/2/2020).

Dikatakan Ustad Rozak, demikian sapaan akrabnya, dari banyaknya jumlah tersebut, terdapat pejabat kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel yang gagal berangkat.

“Sebetulnya banyak pejabat juga yang ga bisa berangkat umroh. Cuma yang saya ingat itu kepala DLH Tangsel Pak Toto Sudarto itu,” paparnya.

Saat ini, Ustad Rozak kembali menerangkan, pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, guna menenangkan jemaaj ibadah umroh.

“Koordinasi dengan travel untuk menenangkan jemaah,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menangguhkan sementara izin visa untuk tujuan umrah dan mengunjungi Masjid Nabawi di Madinah. Kebijakan tersebut berlaku mulai Kamis (27/2/2020).

Hal itu dilakukan berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan Arab Saudi. Pemerintah setempat diminta melakukan langkah pencegahan masuknya virus corona ke Arab Saudi. [rif]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *