72 Persen Pemilih Ingin Calon Gubernur Bengkulu Mampu Memecahkan Masalah

  • Whatsapp
Desain Grafis: Dinda, Indopolitika

INDOPOLITKA- Dalam survei Lembaga Survei Politik Indonesia (LSPI) juga mengungkap kecenderungan pemilih di Provinsi Bengkulu dalam menentukan kriteria gubernur yang layak memimpin Bengkulu ke depan.

Saat dilontarkan pertanyaan menenggenai hal mana saja yang menjadi pertimbangan dalam menentukan gubernur Bengkulu? Sebanyak 72,6 persen pemilih mempertimbangkan kemampuan calon gubernur dalam memecahkan masalah yang ada di Bengkulu. Sebanyak 5,8 persen mempertimbangkan kepribadian calon gubernur.

Baca Juga:

“Sementara hanya 3 persen yang mempertimbangkan kesamaan latar belakang calon gubernur (misalnya agama, suku, dan lainnya),” papar peneliti senior LSPI Budiyana Saefullah kepada indopolitika.com.

Menurut Budiyana, pihaknya juga menanyakan kepada pemilih mengenai syarat apa saja yang harus dipenuhi oleh calon gubernur agar berhasil memimpin Bengkulu. “Kami sodorkan sejumlah kriteria kepada  mereka.”

Hasilnya, kata Budiyana, sebanyak 58,6 persen menyatakan calon gubernur harus mampu memecahkan masalah ekonomi. Kemudian 14,6 persen pemilih menyatakan calon gubernur harus mampu memecahkan masalah hukum dan korupsi.

Sedangkan sebanyak 4,2 persen mensyaratkan agar calon gubernur mampu memecahkan masalah sosial. Baru terakhir sebanyak 2,6 persen mensyaratkan agar calon gubernur mampu memecahkan masalah keamanan.

Survei ini juga mengungkapkan soal syarat kualitas kandidat calon gubernur yang diinginkan oleh para pemilih. Hasilnya, sebanyak 18,3 persen menekankan kejujuran sebagai syarat kualitas utama kandidat. Lalu, sebanyak 15,0 persen mensyaratkan kandidat harus mampu mengambil keputusan yang tegas. 8,2 persen mensyaratkan kandidat mampu memecahkan masalah.

“Sebanyak 7,7 persen kandidat harus perhatian pada rakyat, 5,4 persen menginginkan kandidat berwibawa dalam memimpin,” tegasnya.

Sedangkan aspek kualitas lainnya yang harus dimiliki kandidat adalah, berwawasan luas (4,0 persen), taat beragama (3,6 persen), pintar (3,0 persen), tidak korupsi (3,0 persen) dan menyenangkan (2,0persen).

PAN Bengkulu Bentuk Tim 5

Menanggapi hasil survei dan dinamika menjelang Pilkada Bengkulu, DPW PAN Bengkulu tak mau terjebak dalam euporia dan pesta. Juru Bicara DPW PAN Bengkulu, Dempo Exler mengatakan, partainya tak menyiapkan persiapan yang istimewa. Justru, partainya tak mau terjebak dalam pertarungan nama besar calon.

“PAN Bengkulu tak melakukan persiapan yang istimewa, normal saja, berjalan biasa. Sementara ini kita belum bicara nama calon, tetapi bagaimana menyiapkan road map pembangunan Bengkulu ke depan” ungkap Dempo saat dihubungi indopolitika, Kamis (29/08/2018).

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu terpilih tersebut juga menegaskan bahwa partainya membuka peluang bagi siapa saja calon yang layak untuk maju dalam pilgub mendatang.

“Siapapun pigur yang memahami permasalahan Provinsi Bengkulu layak kita dukung. Sebab pilkada itu bicara siapa yang bisa memenangkan hati rakyat,” tambahnya.

Internal PAN Bengkulu sendiri telah membentuk Tim 5 untuk menghadapi pilgub mendatang. Tim tersebut terdiri dari pengurus DPW, akademisi yang akan focus melakukan pengkajian persoalan yang ada di Bengkulu.

“Hasil dari rumusan Tim 5 itu nantinya akan kita sodorkan ke publik. Rumusan tesebut akan menjadi rujukan masyarakat Bengkulu dalam memilih calon pemimpinnya” (rma)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *