Internasional

8 Warga Asing Belum Bisa Dikontak di Palu

Wilayah di Palu yang hancur akibat dihantam tsunami usai gempa 7,4 SR melanda pada Jumat 28 September 2018. (Foto: AFP).

Jakarta: Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir menuturkan sebanyak 84 warga negara asing(WNA)yang terkena dampak bencana alam di Sulawesi Tengah. Arrmanatha mengatakan Kemenlu telah berkoordinasi dengan tim di lapangan mau pun tim kedutaan besar negara sahabat di Indonesia.
 
Baca juga: Korban Jiwa Bertambah Menjadi 844 Orang.
 
"Dari koordinasi tersebut, kita tahu ada sekitar 84 WNA yang pada saat kejadian terkena dampak. Dari 84 orang itu, hingga saat ini delapan orang masih belum bisa kita hubungi," ucap Arrmanatha di Jakarta, Senin 1 Oktober 2018.
 
Dia mengatakan delapan orang tersebut berasal dari Prancis, Belgia dan Korea Selatan. Sementara, yang sudah diketahui keberadaannya, berada di bandara, posko pengungsian dan tersebar di beberapa tempat lain.
 
Meski demikian, data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan total WNA yang terkena bencana mencapai 114 orang dengan rincian masing-masing satu warga asal Belgia dan Korea Selatan, sementara warga Prancis yang belum diketahui kondisinya berjumlah enam orang.
 
Warga negara asing lainnya yang sudah diketahui keberadaannya, berasal dari Singapura, Belgia, Spanyol, Malaysia, Vietnam, Thailand, Tiongkok, Sri Lanka, Belanda, Jerman dan Swiss.
 
Baca juga: Kemenlu: Indonesia Terima Bantuan Internasional untuk Gempa Sulteng.
 
Gempa berkekuatan 7,4 Skala Richter mengguncang Donggala, Sulawesi Tengah pada Jumat lalu. Gempa mengakibatkan tsunami yang menyebabkan lebih dari 800 orang tewas dan ratusan lainnya terluka.
 
Lindu yang mengguncang Donggala menyebabkan putusnya akses menuju wilayah tersebut. Hal ini berdampak pada terhambatnya pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close