81 Massa Demo Dilarikan ke RSPP

  • Whatsapp
Mahasiswa yang dirawat di RSPP

INDOPOLITIKA.COM – Sebanyak 81 orang dari aksi demo mahasiswa dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Dua di antaranya mengalami benturan di kepala.

“Melaporkan dari RSPP sampai jam 22.15 WIB pasien di UGD sudah ada 81 pasien. Terdiri dari 66 pasien statusnya pasien hijau, kemudian 14 pasien status kuning, 1 pasien status merah,” kata Kabid Humas RSPP Agus W Susetyo di RSPP, Jakarta Selatan, Selasa (24/9/2019).

Berita Lainnya

Agus menjelaskan pasien yang masuk ke UGD akan langsung dilakukan triase atau pemilahan status gawat darurat pasien. Agus lalu menjelaskan pengertian pasien hijau, kuning dan merah.

“Kalau status hijau itu dia pasien sadar, mandiri, dan bisa dilakukan tindakan medis itu bisa dijadwalkan langsung. Kalau kuning itu diobservasi dilakukan tindakan pasien stabil. Kalau kondisi merah harus dilakukan penanganan cepat, kalau tidak dilakukan penanganan cepat maka status pasiennya menjadi fatal,” ujarnya.

Agus menuturkan ada dua pasien yang rawat inap. Keduanya mengalami benturan di kepala.

“Kemudian ada pasien dirawat inap dua orang karena ada benturan kepala sama satunya terjatuh jadi punggungnya ada keluhan gitu ya,” tuturnya.

Menurut Agus, keluhan kebanyakan pasien kondisi sesak. Lalu, pasien histeris.

“Karena mungkin lari-larian kejar-kejaran dan ketakutan makanya pasien di sini histeris. Kemudian terbanyak pasien sesak karena terkena gas air mata itu,” ujarnya.

Pasien yang mengalami benturan di kepala itu merupakan pasien berstatus merah. Dia dijahit 6 jahitan.

“Dia ada trauma di kepala, dan dilakukan jahitan di kepala ada 6 jahitan, kita nggak tahu pasti kenapa ada kejadian itu yang jelas ada trauma di kepala dan luka,” ucapnya.

Agus menegaskan tidak korban meninggal di RSPP. “Nah untuk korban meninggal hingga saat ini di RSPP tidak ada ya, tidak ada yang meninggal, tidak ada status hitam,” ujarnya.[ab]

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *