Abaikan SE Sekda Terkait Soal PJLP, Anak Buah Siapkan ‘Bom Waktu’ Buat Anies?

  • Whatsapp
Gubernur DKI Anies Baswedan

INDOPOLITIKA.COM – Akhir-akhir ini sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta sedang disibukan dengan pendaftaran pengadaan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) yang jumlahnya mencapai 125 ribu orang.

Namun sayangnya dalam pendaftaran PJLP tersebut, sejumlah pimpinan SKPD tak menaati Surat Edaran Sekda DKI Jakarta Saefullah. Surat Edaran Nomor 85/SE/2019 tertanggal 29 November 2019 antara lain menginstruksikan SKPD tak perlu lagi meminta para PJLP yang mendaftar ulang menyertakan SKCK, surat keterangan bebas narkoba dan tes lainnya.

Baca Juga:

“Dalam Surat Edaran Sekda, PJLP lama agar pendaftarannya dipermudah dengan tidak lagi diminta persyaratan administratif tahunan seperti selama ini terjadi,” kata Direktur Eksekutif Jakarta Public Service (JPS) M Syaiful Jihad kepada wartawan, Minggu (8/12/2019).

Namun faktanya, lanjut Syaiful, Surat Edaran Sekda tersebut dianggap angin lalu oleh sejumlah pimpinan SKPD. Karena mereka tetap meminta PJLP yang mendaftar kembali untuk menyertakan syarat administratif lainnya. 

“JPS banyak menerima pengaduan dari PJLP lama yang dipaksa menyertakan syarat administratif bila ingin tetap bekerja,” ujar Syaiful. 

Menurut Syaiful, apabila masalah pendaftaran PJLP ini tak tertangani dengan baik, maka berpotensi ‘meledak’ yang ujung-ujungnya menggembosi citra Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Karenanya, Syaiful mendorong SKPD agar mengindahkan Surat Edaran Sekda tersebut dengan meralat pengumuman dan menyesuaikannya. 

“JPS berharap pengadaan PJLP tahun 2020 tidak dipolitisir dan menjadi masalah baru mengingat jumlah PJLP yang jumlahnya sekitar 125 ribu orang,” tutup Syaiful. 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *