PKB

Abdul Basyid Has Ajak Seluruh Caleg PKB di Kepri Utamakan Kepentingan Rakyat

Batam – Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Abdul Basyid Has, mengajak seluruh calon anggota legislatif (Caleg) PKB di Provinsi Kepri untuk terus berjuang dan mengutamakan kepentingan rakyat.

“Semua harus diniati perjuangan untuk kepentingan rakyat, dan harus mengutamakan kepentingan rakyat,” kata Basyid saat diwawancarai media di halaman Kantor DPW PKB Provinsi Kepri, di kawasan Tiban Center, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Kamis (6/8).

Selain itu, calon anggota DPR RI Dapil Kepri ini menjelaskan, kepentingan rakyat itu mutlak harus diperjuangkan. Oleh sebab itu menurut Basyid, dengan tekad yang didasari niat yang kuat, maka perjuangan untuk pembangunan daerah akan terealisasi.

“Tentu semua demi kemaslahatan rakyat. Maka kami megharapkan seluruh caleg PKB di Kepri untuk terus menata niat dan istiqomah berjuang untuk rakyat dan tentu untuk kemajuan daerah,” harap Basyid.

Lebih lanjut, Pembina Hang Nadim Malay School ini menegaskan, jika ada calon anggota DPRD yang maju hanya untuk mengejar kekuasaan, maka lebih baik dirinya mundur saja.

“Jangan berfikir untuk merebut kekuasaan dan lupa akan amanat rakyat. Banyaknya para koruptor itu karena mereka lupa nilai perjuangan dan amanat rakyat,” tegasnya.

Secara terpisah, calon Anggota DPRD Kota Batam Susanti, juga menyatakan memang benar semua perjuangan harus didasari dengan niat yang kuat.

“Anggota DPR itu wakil rakyat, jadi harus memposisikan diri sebagai pelayan dan penyambung aspirasi rakyat,” kata Susanti.

Perempuan yang maju dari PKB di Dapil 3 (Kecamatan Bulang, Galang Sungai Beduk dan Nongsa) Kota Batam juga menambahkan, dirinya berkomitmen akan memperjuangkan hak perempuan dan anak.

“Saya melihat masih ada perlakuan diskrimasi terhadap perempuan dan anak yang perlu diperjuangkan hak-haknya,” pungkasnya. (ind)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close