Ada Nama Khofifah, Tiga Nama Ini Dinilai Cocok Dampingi Anies di Pilpres 2024

INDOPOLITIKA.COM – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan digadang-gadang bakal maju sebagai Calon Presiden (Capres) 2024. Bahkan sejumlah relawan terus bermunculan mendukung eks mantan menteri pendidikan dan kebudayaan tersebut.

Lalu, siapa sosok yang pantas mendampingi Anies di Pilpres 2024 mendatang?

Bacaan Lainnya

Pengamat politik Tony Rosyid mengatakan setidaknya ada tiga nama yang cocok menjadi calon wakil presiden untuk mendampingi Anies.

Dari kalangan sipil, Tony menyebut nama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Pasangan ini cukup tinggi potensi kemenangannya. Dukungan dari warga nahdiyin, Jawa dan perempuan memperbesar Anies untuk menang,” kata Tony kepada wartawan, Sabtu (5/2/2022).

Kemudian dari kalangan militer, Tony menyebut dua nama. Pertama adalah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

“Dari kalangan militer ada Agus Harimurti Yudhoyono atau lebih dikenal dengan sapaan AHY. Ada nama besar di belakang AHY, yaitu SBY sang ayah,” ungkapnya.

Tony menilai, AHY layak diperhitungkan untuk menjadi pendamping Anies karena selain punya partai, AHY juga punya performa yang cukup menjual.

“Terbukti, elektabilitas AHY potensial untuk di-upgrade. Muda, ganteng, dan cukup baik komunikasi politiknya,” ucapnya.

Selain itu, dia melihat AHY bersih dari segala hal yang berpotensi membunuh karakternya.

“Pengalaman dan jaringan SBY, ayah AHY, akan cukup membantu untuk memaksimalkan kerja politik di Pilpres 2024. Jika AHY mendampingi Anies, ada kemungkinan pasangan ini mendapatkan dukungan dari kalangan militer, terutama militer muda dan sebaya dengan AHY,” ujarnya.

Selain AHY, menurut Tony, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa juga cukup menjanjikan. Menurut dia, Andika punya performa yang cukup meyakinkan.

“Ganteng, tegap, gagah, dan terlihat punya wibawa. Tentu, dari sisi kapasitas tidak diragukan. Selain punya pasukan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, jika didampingi Andika, Anies berpeluang mendapatkan dukungan yang sangat kuat dari TNI, terutama Angkatan Darat.

“Dukungan ini diperlukan baik pra maupun pasca pemilu,” kata dia.

Apalagi, lanjut dia, saat ini militer sedang dirindukan kiprahnya oleh rakyat dalam menstabilkan situasi bangsa.

“Jika militer mendampingi Anies, ini menguntungkan dari sisi elektabilitas maupun stabilitas. Hanya saja, Andika tidak punya partai. Ini butuh perjuangan yang lebih serius kalau memang Andika ingin didampingkan dengan Anies,” pungkasnya.[fed]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.