Pilkada

Ahmad Dahlan Dukung Muhammad Sani-Nurdin Basirun di Pilgub Kepri

Ahmad Dahlan akhirnya buka suara soal dukungan Partai Demokrat yang berbelok ke pasangan Sani-Nurdin Basirun (Sanur). Dahlan mengaku legawa dengan keputusan dewan pimpinan pusat (DPP) Demokrat itu.

“Mau tidak mau saya harus siap menjalankan kebijakan DPP, sebagai orang partai saya harus ikuti aturan,” kata Dahlan di kediamannya di Sekupang, Selasa (7/7).

Meski begitu, Ketua DPC Demokrat Kota Batam itu mengaku sejauh ini belum menerima salinan putusan resmi terkait dukungan partainya pada Sani-Nurdin. Meski demikian, ia menegaskan tak akan melawan titah partai dan tetap bertahan di Demkorat meski partai yang dipimpinnya itu tak memberinya tiket untuk maju di Pilkada Gubernur Kepri.

“Saya tidak akan mundur dari Demokrat. Saya tegaskan tidak akan maju kecuali dari Demokrat,” kata Wali Kota Batam dua periode itu.

Hal ini seolah mengisyaratkan bahwa Dahlan masih memiliki peluang mendapatkan restu DPP Demokrat untuk maju dalam Pilkada Kepri 2015.

Kata dia, meski arus dukungan mengarah ke Sani-Nurdin, peta politik saat ini dinilai belum final. Mengingat tahapan pilkada di Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum sampai ke pendaftaran sehingga belum ada kepastian calon mana yang sudah ditetapkan maju di pilkada.

“Belum ditutup pendaftaran, dibuka saja belum,” katanya.

Namun jika DPP sudah menetapkan dan sampai pada tahap pendaftaran, Dahlan yang masih mengemban amanat sebagai ketua DPC Demokrat Batam itu mengaku akan memperjuangkan perintah pusat.

Selain tak ingin mundur dari Demokrat, ia mengaku masih menimang pelbagai peluang yang mungkin diambil, antara tetap di birokrasi maupun di sektor lain.

“Bisa di mana saja, tetap di pemerintahan atau bisa juga jadi pendidik, sudah ada tawaran untuk jadi pengajar,” ujar kepala daerah yang baru kembali dari Swiss mewakili Batam menerima penghargaan Best City bagi Kota Batam tersebut.

Sebelumnya, Partai Demokrat resmi mendukung Sani dan Nurdin di pemilihan gubernur (pilgub) Kepri 2015. Dukungan itu diputuskan dalam rapat pimpinan nasional (Rapimnas) DPP Partai Demokrat di Jakarta, Minggu (5/7) lalu.

Saat itu Dahlan digadang-gadang mendampingi Sani dalam Pilkada Kepri 2015. Namun nyatanya posisi Dahlan digeser Nurdin Basirun yang saat ini masih menjabat Bupati Karimun.

Dalam rapimnas itu Dahlan memang tidak hadir. Kepastian tersingkirnya Dahlan dari bursa pencalonan Pilkada Kepri 2015 disampaikan langsung oleh Sani.

“Batalnya saya maju dengan Dahlan bukan berarti ada masalah, akan tetapi beginilah politik,” kata Sani saat di Batam beberapa hari lalu.

Sementara Nurdin Basirun mengungkapkan rasa syukur dipilih sebagai wakil Sani. Ia percaya bersama Sani bakal membawa Kepri lebih maju lagi, apalagi keduanya pernah menjadi pasangan Bupati dan Wakil Bupati Karimun pada 2001-2005 lalu. (bp/ind)

Tags

Artikel Terkait

Close
Close