Ahok Disebut Residivis! Cek Video Penolakan Oleh Federasi Serikat Pekerja Pertamina

  • Whatsapp
Tangkapan layar video penolakan FSPPB yang disampaikan Arie Gumilar.

INDOPOLITIKA.COM – Beredarnya informasi jika eks Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama jadi bos Pertamina menjadi perbincangan hangat akhir-akhir ini. Khususnya oleh kelompok serikat pekerja pertamina.

Bahkan video “ajakan” untuk tidak menerima Ahok yang diduga disampaikan Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Arie Gumilar sudah beredar di media sosial. Dari video itu yang dikicau ulang Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule di Twitter, Sabtu (17/11), Ari menjelaskan jika Pertamina adalah sebuah perusahaan besar.

Muat Lebih

Penolakan ini, kata Arie, bukan didasarkan pada masalah agama yang disandang Ahok. Melainkan pada perilaku mantan narapidana penistaan agama tersebut. “Karena kalau sudah masuk ke isu agama, itu sangat sensitive. Tapi ayo kita lihat dari sisi yang logis,” serunya.

Dia menguraikan bahwa Pertamina adalah perusahaan yang besar strategis. Tujuannya untuk memberikan pelayanan bagi rakyat Indonesia tanpa terkecuali. Untuk itu, kondisi perusahaan harus tetap aman, tenteram, dan lancar. “Bisa dibayangkan kalau sosok yang selalu berperangai kasar, berbicara kotor, selalu membuat kegaduhan, dan keributan masuk ke tubuh Pertamina, maka organisasi pertamina akan selalu ribut setiap hari,” tandasnya.

“Kalau kita ribut didalam bagaimana kita memberikan pertolongan juga kepada rakyat. Pertamina adalah milik rakyat. Ini yang kami jaga, bukan semata-mata karena Ahok ini dilihat dari agamanya. Bukan. Tetapi Ahok juga punya rekam jejak kriminal. Ahok pernah dipenjara 1 tahun delapan bulan. Artinya apa? Residivis sebaiknya tidak menjadi pimpinan di perusahaan strategis,” tegasnya disambut tepukan tangan meriah dari anggota serikat.

Arie juga mengatakan bahwa dirinya siap menanggungg resiko perjuangannya menolak Ahok sebagai pimpinan mereka. “Secara pribadi saya juga mulai diserang oleh buzzer-buzzer. Tetapi ga apa-apa, itu sudah resiko. Resiko dari pemimpin seorang pekerja. Dan barusan saya dapat capture link berita bahwa serikat pekerja saat ini dikategorikan sebagi organisasi radikal,” jelas Arie yang disambut teriakan lawan lawan dari peserta yang hadir. “Lawan ya, lawan,” timpal Arie.[asa]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *