Airin Berharap Santri di Tangsel Paham Tentang Program Digital Coarding

  • Whatsapp
Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diani

INDOPOLITIKA.COM- Pemerintah Kota Tangerang Selatan mulai mengajarkan bahasa pemograman atau coarding dalam pembelajaran santri di pesantren. Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan untuk menjadi santri cerdas dan modern akan diajarkan bahasa pemprograman. Dirinya sudah meminta bantuan dinas Kominfo untuk mensosialisasikan.

“Kita akan coba anak-anak santri diajarkan coding. Saya sudah minta ke Dinas Kominfo (Komunikasi dan Informatika), kita punya anak-anak bertalenta di bidang informatika sehingga mereka diberikan pelatihan coding,” kata Airin di Ponpes Alanah Al Bantani, Selasa (22/10).

Baca Juga:

Harapan Airin nantinya, para santri di Tangsel  bisa membuat layanan aplikasi yang sesuai kebutuhan masyarakat umum dan masyarakat pesantren. Untuk mendukungnya, para santri tersebut harus bisa menguasai coading.

Airin mengacu kepada sistem pendidikan di negara tetangga seperti Siangapura. Disana kata dia, pelajaran coading sudah diberikan kepada bibit-bibit baru.

“Di Singapura saja anak-anak SD-nya sudah diajarkan coding dari kecil. Kita bisa mulai dari bakat-bakat santri dan santriwati kita,” ujarnya.

Airin menambahkan sebagai permulaan, pembelajaran coading ini akan di uji coba di Pondok Pesantren milik KH Saidih, Darul Hikmah yang memiliki Balai Latihan Kerja (BLK).

Keinginan Airin disambut baik oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Kota Tangsel, Rojak. Ia mengatakan santri di Kota Tansel memiliki ciri santri yang modern yang harus bisa teknologi sesuai dengan perkembangan zaman.

“Tangsel kan daerah perkotaan, cirinya santrinya milenial, dari pergaulannya, pengetahuan, wawasannya, beda dengan Pandeglang, Lebak atau kota kabupaten lain. Jadi lebih atraktif, lebih cepat adaptasi dalam perkembangan zaman,” ujar Rojak. [pit]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *