Airin Sebut Keluarga Miliki Peran Penting Cetak SDM Berkualitas, Ajak Masyarakat Terapkan Saling Asih, Asuh dan Asah 

Tokoh perempuan Partai Golkar Airin Rachmi Diany.

INDOPOLITIKA.COM – Mantan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dua periode, Airin Rachmi Diany memuji peran penting keluarga dalam mencetak SDM berkualitas. 

Bahkan untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, tokoh perempuan Partai Golkar itu menyebut peran keluarga begitu sangat fundamental. Dan pembangunan SDM bukan hanya dibebankan pada institusi atau sektor pendidikan tetapi keluarga. 

Hal ini disampaikan calon Gubernur Banten 2024 itu saat menjadi pembicara kegiatan DPW LDII Provinsi Banten, di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Minggu (26/11/2023). 

“Kita harus memberikan perhatian ekstra dalam peningkatan fungsi keluarga demi mewujudkan visi pembangunan nasional Indonesia emas 2045, salah satu aspek yang harus dibangun adalah fungsi sumber daya manusia Indonesia,” ujar Airin dihadapan ribuan orang yang hadir. 

“Keluarga akan menjadi unit fundamental dalam hal ini sebagai unit interactional pertama untuk seorang individu berinteraksi sebagai makhluk sosial,” tuturnya. 

Oleh karena itu, Airin mengajak masyarakat untuk membangun keluarga dengan penguatan kosep Asah, Asih, Asuh untuk mewujudkan Indonesia emas 2045. 

“Asah, semua anggota keluarga diajari ilmu agama yang baik. Asih, dikasihani dengan sebaik baiknya, kebutuhan dasarnya terpenuhi. Asuh, diberikan perlindungan yang baik dari sisi tempat tinggal dan dari kondisi sosial yang tidak menentu,” ujar Airin. 

Di hadapan ribuan orang, Airin juga menyampaikan beberapa misi penting keluarga sebagai fondasi lahirnya SDM yang berkualitas. Hal yang pertama, keluarga harus menanamkan nilai keagamaan setiap individu.   

“Keluarga adalah tempat pertama penanaman nilai-nilai keagamaan dan pemberi identitas agama pada setiap anak yang lahir dan menumbuh kembangkan nilai-nilai agama, sehingga anak menjadi manusia yang berakhlak baik dan bertaqwa,” ungkapnya. 

Kedua, fungsi cinta kasih, memiliki makna bahwa keluarga harus menjadi tempat untuk menciptakan suasana cinta dan kasih sayang dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. 

“Fungsi cinta kasih dapat diwujudkan dalam bentuk memberikan kasih sayang dan rasa aman, serta memberikan perhatian diantara anggota keluarga,” terangnya. 

Ketiga, fungsi perlindungan, menurutnya, keluarga adalah tempat bernaung atau berlindung bagi seluruh anggotanya, dan tempat untuk menumbuhkan rasa aman dan kehangatan. “Adanya suasana saling melindungi maka keluarga harus menjadi tempat yang aman, nyaman dan menenteramkan semua anggotanya,” ujarnya. 

Keempat, fungsi reproduksi, Airin menyebutkan keluarga menjadi pengatur reproduksi keturunan secara sehat dan berencana. “Sehingga anak-anak yang dilahirkan menjadi generasi penerus yang berkualitas,” katanya. 

Terakhir, kelima, yaitu fungsi ekonomi, kata Airin, keluarga adalah sebagai tempat utama dalam membina dan menanamkan nilai-nilai yang berhubungan dengan keuangan dan pengaturan penggunaan keuangan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan mewujudkan keluarga sejahtera. [Red] 

 

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *