Airlangga: Ada yang Tak Ingin Golkar Tak Solid

Sindir Bambang Soesatyo?
  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.com – Ketua Partai Golkar Airlangga Hartarto mengumpulkan para kader Golkar yang terpilih menjadi anggota DPRD periode 2019-2024. Di kesempatan itu, Airlangg mengingatkan para kadernya untuk mengedepankan sikap soliditas. Dia menyebut, sikap soliditas dapat menandakan kuatnya sebuah partai.

“Karena bagi Partai Golkar soliditas itu penting, kalau kita mau menjadi partai besar, kalau kita mau menjadi partai yang disegani oleh partai yang lain maka kita harus solid,” ujar Airangga dalam sambutannya di acara silaturahim dengan caleg terpilih DPRD di Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Sabtu (14/9/2019).

Baca Juga:

Sikap soliditas dalam partai, kata Airlangga, tidak bisa diganggu. Ia menyebut orang-orang yang mengangggu itu lah yang ingin Partai Golkar tidak solid.

“Posisi modal pokok ini tidak boleh kita ganggu, yang bisa mengganggu kita sekarang adalah tentunya orang-orang yang ingin agar Golkar tidak solid. Mereka adalah yang mengkhawatirkan dengan soliditas Partai Golkar,” ucap Airlangga.

Dalam kesempatan itu, para caleg DPRD terpilih membacakan pakta integritas yang telah mereka teken. Airlangga memberikan apresiasinya.

“Saya juga mengapresiasi pakta integritas yang telah diberikan bahwa Partai Golkar adalah salah satu institusi politik, kebijakan Partai Golkar yang mengambil adalah DPP Partai Golkar ,” sebut Menteri Perindustrian ini.

“Dan tentu dalam pakta integritas kebijakan tersebut harus dan wajib dipatuhi oleh seluruh struktur Partai Golkar dan juga fraksi sebagai kepanjangan tangan Partai Golkar,” tambah Airlangga.

Seperti diketahui, Partai Golkar belakangan kerap dibicarakan karena adanya berbagai polemik internal. Polemik itu muncul dari pendukung dua kompetitor yang maju sebagai calon ketua umum Partai Golkar yakni Airlangga dan Bambang Soesatyo (Bamsoet).

Wakil Koordinator Bidang DPP Partai Golkar, Darul Siska, menyebut kisruh dalam partainya diakibatkan kepengurusan Airlangga Hartarto tidak memahami aturan anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART). Darul, yang juga loyalis Bamsoet, menilai kepengurusan Airlangga tidak membuat tata kerja partai yang baik.

“Ini yang membuat kisruh, pengurus tidak memahami aturan AD/ART, PO (peraturan organisasi), yang ada yang tidak mengetahui tata kerja yang dibuat pengurus yang sebelumnya . Karena pengurus yang sekarang tidak membuat tata kerja,” kata Darul Siska dalam diskusi ‘AD/ART sebagai landasan dan pondasi utama Partai Golkar’ di Posko Kemenangan Bamsoet, Jumat (13/9).[ab]

Berita terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *