AJI dan LBH Pers Kecewa Laporannya Ditolak Bareskrim Mabes Polri

  • Whatsapp
LBH dan AJi Kecewa Dengan SIkap Polisi

INDOPOLITIKA.COM – Surat Laporan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers ditolak oleh Polda Metro Jaya. Alasan penolakan tersebut karena mereka salah memasukan pengaduan. Ketua Divisi Advokasi AJI Jakarta Erick Tanjung mengatakan Polda Metro Jaya mengarahkan ke Bareskrim Polri.

Adapun laporan tersebut kata Erick terkait dengan dua korban kekerasan jurnalis saat meliput agenda demontrasi mahasiswa beberapa waktu lalu.

Baca Juga:

“Harapannya tadi kita bisa diterima di direktorat tindak pidana tertentu [Bareskrim Polri], tapi ternyata setelah berdiskusi dengan petugas di SPHT, petugas juga masih bingung dan belum bisa menerima laporan kasus kekerasan teman teman,” ujar Ketua Divisi Advokasi AJI Jakarta, Erick tanjung di Bareskrim Polri, Rabu (9/10).

Sementara di Bareskrim pun, laporan itu ikut ditolak. Alasannya pengaduan tersebut harus masuk ke Propam terlebih dahulu.

Direktur Eksekutif LBH Pers Ade Wahyudin meyanyangkan akan sikap lembaga kepolisian yang terkesan melempar sebuah tanggung jawab dan tidak perduli terhadap keselamatan pers.

“Dan menurut kami dengan belum diterimanya laporan di Polda dan mabes polri itu sangat disayangkan karena ini sebagai batu ujian juga Undang-undang pers apakah masih befungsi, apakah dia cukup kuat melindungi pers, atau ya dia seperti saat ini, dia tidak bisa,” tegasnya.

Ade menambahkan laporan ini dikuatkan dengan bukti- bukti berupa saksi, foto dan rekaman. Kata dia, bukti ini sudah kuat untuk ditindaklanjuti dan diproses secara hukum.

Ade bersama tim kuasa hukum LBH Pers akan mendiskusikannya kembali apakah kasus ini akan tetap dimasukan ke Propam sesuai arahan Bareskrim Mabes Polri, atau mereka menyudahi kasus ini. Kata dia, pihaknya tidak mau dipermainkan kembali oleh lembaga kepolisian yang seharusnya berfungsi melindugi warganya. Apalagi wartawan sebuah profesi yang keamanannya diatur dalam UU Pers.(pit)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *