Akan Dilaksanakan Bulan Ini, Voting Pemilihan Wagub DKI Digelar Tertutup

  • Whatsapp
Wagub DKI Jakarta masih menggantung

INDOPOLITIKA.COM – Anggota DPRD DKI Jakarta akan menggelar rapat paripurna pengesahan Tata Tertib (Tatib) pemilihan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta. Dalam tatib disepakati voting pemilihan dilakukan secara tertutup.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik mengatakan, tatib DPRD dan pemilihan Wagub akan disahkan melalui rapat paripurna yang rencananya digelar pada Rabu (19/2/2020).

Bacaan Lainnya

Berdasarkan hasil kesepakatan, voting pemilihan Wagub sesuai dengam tatib yang disusun oleh DPRD periode 2014-2919, yaitu tertutup.

“Kita dalam draft yang lama tertutup. Saya dan beberapa kawan-kawan ingin terbuka. Tapi karena kesepakatan menghargai hasil Pansus yang lama, ya sudah gak ada masalah,” kata Taufik di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (19/2/2020).

Taufik menjelaskan, voting tertutup itu bukan berarti tidak boleh dilihat oleh masyarakat. Menurutnya, voting tertutup itu hanya pemilihannya yang dilakukan secara tertutup melalui kertas dan dimasukkan ke dalam kotak.

Sedangkan kalau voting terbuka, para anggota hanya berdiri saat panitia pemilih menanyakan Cawagub kepada anggota. Misalnya, siapa Cawagub Riza Patria? Anggota DPRD itu berdiri menjawab.

“Kami ingin terbuka supaya transparan. Menghindari money Politik, transparasi gitu. Tapi sekali lagi kita ikuti kesepakatan dan tidak ada masalah,” pungkasnya.

Sementara itu, anggota DPRD DKI akan melakukan uji kelayakan terhadap dua kandidat Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta sebelum pemilihan berlangsung. Uji kelayakan hanya dilakukan oleh para anggota DPRD DKI Jakarta.

Mohammad Taufik mengatakan sebelum melakukan pemilihan, kedua kandidat Cawagub akan diuji kelayakan yang sifatnya berdialog atau tanya jawab dalam paripurna. Menurutnya, hal itu lebih terbuka daripada dengan sekolompok orang.

“Uji kelayakan itu dalam paripurna sebelum pemilihan, nanti yang ngatur panitia pemilihan,” kata Taufik.

Taufik menjelaskan, dalam tanya jawab nanti tidak perlu ada ahli atau pakar terkait. Semuanya dilakukan oleh para anggota DPRD DKI Jakarta yang hadir dalam pemilihan.

“Kalau fit and proper itu misalkan dari empat diambil dua, yang dua kan musti diuji. Ini kan uji dirinya Cawagub,” pungkasnya.

Dewan memprediksi akhir bulan ini sudah ada Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta. Panitia pemilih (Panlih) akan diisi oleh masing-masing fraksi.

Sebab, paripurna tata tertib (Tatib) yang rencananya digelar pada Rabu (19/2) itu sekaligus dengan paripurna pembentukan panitia pemilih (Panlih).

“Mulai besok pimpinan bersurat ke fraksi-fraksi untuk mengutus satu orang menjadi anggota Panlih,” tutupnya.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *