Partai Golkar

Akbar Tandjung: Apa yang Sudah Ditetapkan Rapimnas Harus Dijalankan

Indopolitika.com – Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Partai Golkar (PG) Akbar Tandjung meminta Ketua Umum (Ketum) PG Aburizal Bakrie (ARB) agar tidak boleh mundur dari pencalonannya sebagai calon presiden (Capres). Alasannya, penetapan ARB sebagai Capres adalah hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) tahun 2012 lalu. Keputusan Rapimnas itu, harus dijalankan sebagai penghormatan terhadap forum resmi PG.

“Itu perintah Rapimnas. Artinya, harus dilakukan. Kalau ada perubahan harus kembali ke Rapimnas. Semua ada mekanismenya,” kata Akbar saat menerima 10 organisasi massa (Ormas) yang berada dibawah naungan PG di Jakarta, Sabtu (3/5).

Ke-10 Ormas yang menemui Akbar dan jajaran Wantim adalah Ormas pendiri partai, yakni Soksi, Kosgoro, dan MKGR. Ada juga Ormas yang didirikan PG, yakni Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG). Selain itu, hadir pula ormas sayap Partai Golkar, seperti Satkar Ulama Indonesia, Al-Hidayah, Himpunan Wanita Karya, dan Majelis Dakwah Indonesia.

Sebelumnya, 10 Ormas ini mengadakan silahturami bersama di kantor DPP PG, Jumat (2/5) malam. Silahturami dipimpin Ketua Umum Angkatan Muda partai Golkar (AMPG) Yorrys Raweyai.

Akbar menjelaskan, mengacu ke hasil Pileg, PG tidak bisa sendiri maju ke Pilpres. PG harus berkoalisi dengan partai lain karena suara PG tidak mencapai persyaratan penentuan Capres maupun Cawapres.

Dalam konteks itu, ARB harus mencari mitra koalisi yang dianggap sesuai. ARB harus bisa mendapatkan mitra koalisi tersebut agar PG masih bisa mencalonkan Capres pada Pilpres 2014 ini.

Saat ditanya mengapa malah memaksa ARB menjadi Capres, padahal sebelumnya mendorong untuk dievaluasi, mantan Ketua Umum PG ini menegaskan hal itu supaya konsisten saja dengan perintah Rapimnas. Apa yang sudah ditetapkan Rapimnas harus dijalankan.

(sp/ind)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close