INDOPOLITIKAPresiden Prabowo Subianto, telah menetapkan bahwa empat pulau yang sebelumnya menjadi sengketa antara Pemerintah Provinsi Aceh dan Sumatera Utara secara resmi menjadi bagian dari wilayah Provinsi Aceh.

Menanggapi keputusan Presiden Prabowo terkait empat pulau sengketa masuk Provinsi Aceh, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyampaikan apresiasinya atas penyelesaian yang cepat dan bijaksana dari pemerintah pusat.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden yang telah memfasilitasi pertemuan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Aceh, bersama sejumlah pejabat seperti Wakil Ketua DPR RI, Mendagri, dan Mensesneg,” ujar Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution menjelaskan bahwa berdasarkan dokumen dan peta historis sejak 1992 yang merujuk pada peta tahun 1978, keempat pulau tersebut memang tercatat sebagai bagian dari wilayah Aceh.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya dan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), telah menandatangani kesepakatan batas wilayah secara resmi.

“Persoalan ini sudah berlangsung lama, bahkan sejak saya masih kecil. Dan baru di tahun 2025, saya menandatangani surat resmi sebagai Gubernur Sumut yang menyatakan empat pulau tersebut masuk wilayah Aceh,” katanya.

Bobby juga mengimbau masyarakat Sumatera Utara agar tidak terprovokasi atau terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan terkait keputusan ini.

Ia menegaskan bahwa penyelesaian ini bukan hanya untuk kedua provinsi, tetapi demi kepentingan nasional.(Hny)

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com