Akhirnya Ketua KPK Firli Bahuri Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Eks Mentan SYL

Ketua KPK Firli Bahuri resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerasan. Foto; net

INDOPOLITIKA.COM – Usai melakukan pemeriksaan terhadap 91 orang saksi sejak dimulainya penyidikan pada 9 Oktober 2023 serta melakukan penggeledahan di dua lokasi, Polda Metro Jaya akhirnya menetapkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan eks Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Pengumuman Firli Bahuri sebagai tersangka disampaikan langsung Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, Rabu (22/11/2023) malam.

Dalam pengumuman itu, Kombes Pol Ade Safri menegaskan, berbekal sejumlah barang bukti dan keterangan saksi serta ahli, penyidik gabungan Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dan Dittipidkor Bareskrim Polri menggelar perkara pada pukul 19.00 WIB, Rabu, 22 November 2023.

“Gelar perkara dengan hasil ditemukan bukti yang cukup untuk menetapkan saudara FB (Firli Bahuri, red) selaku ketua KPK RI sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan atau penerimaan gratifikasi atau penerimaan hadiah atau janjoi oleh pegawai atau penyelenggara negara yang berhunbungan dengan jabatanya terkait permasalahan di kementerian pertanian dalam kurun waktu 2020-2023,” ungkap Kombes Pol Ade Safri.

Firli menjadi tersangka dan dijerat dengan Pasal 12e, Pasal 12B, dan Pasal 11 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 65 KUHP. Ancaman hukumanya seumur hidup.

Sebagai informasi, kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 12 Agustus 2023. Pengaduan masyarakat terkait dugaan pemerasan pimpinan KPK dalam penanganan perkara di Kementan pada 2021.

Pihak kepolisian selanjutnya menjalankan serangkaian penyelidikan dengan melakukan klarifikasi dan pengumpulan alat bukti dalam kasus tersebut. Setelah dilakukan gelar perkara, kasus itu naik ke tahap penyidikan pada Jumat (6/10/2023). [Red]

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *