Aktivis Antikorupsi Desak KPK Tersangkakan Adhy Karyono Dalam Kasus Korupsi Bansos Covid-19

Gambar Gravatar

INDOPOLITIKA.COM – Gedung Merah Putih KPK RI kembali digeruduk sejumlah aktivis mahasiswa asal Jawa timur pada Jumat (5/8/2022). Kedatangan para mahasiswa yang mengatasnamakan Komite dan Serikat Mahasiswa Anti Korupsi (KOSMIK) ke gedung anti rasuah tersebut sebagai bentuk dorongan agar KPK RI segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Adhy Karyono Sekretaris Daerah Jawa timur yang pada saat menjabat sebagai Karo Perencaan Kemensos RI diduga terlibat kasus korupsi suap dana bansos covid-19.

Mudzakir selaku koordinator aksi unjuk rasa menuturkan rasa kecewanya terhadap KPK RI yang membiarkan Adhy Karyono bebas hingga dilantik sebagai Sekretaris Daerah Prov. Jawa timur.

“Ketidakseriusan KPK mengusut tuntas kasus korupsi Bansos Covid-19 membuat publik kecewa dan ini akan menjadi preseden buruk yanga akan terus dikenang, yang jelas-jelas sudah disebut dalam persidangan tidak ditangkap,” kata Mudzakir di depan KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Diketahui,Adhy Karyono disebut dalam persidangan terlibat dan sudah mengembalikan uang suap tersebut dibiarkan menghirup udara bebas. Mirisnya, karena KPK membiarkan Adhy Karyono sehingga dia dilantuk menjadi Sekda Jatim. Mudzakir mengungkapkan tidak rela orang yang punya track record jelak terseret dalam kasus korupsi menduduki jabatan penting di Jawa Timur.

“Kami tidak akan membiarkan Jawa Timur diurus oleh orang yang terduga koruptor. Oleh karena itu, KPK yang punya wewenang menangkap koruptor harus segera selamatkan Jawa Timur dari para pejabat yang terindikasi terlibat kasus korupsi,” ujarnya.

Uang sebesar Rp 550 juta yang dikembalikan Adhy Karyono menurut Mudzakir tidak bisa menghapus tindak pidananya.

“Adhy Karyono harus bertanggung jawab atas perbuatannya sekalipun sudah mengembalikan uang suap yang diterima. Itu adalah konsekuensi hukum yang harus diterima Adhy Karyono yang saat ini sudah jadi Sekda Jatim,” beber dia.

Mudzakir mengancam akan terus melakukan unjuk rasa depan KPK selama Adhy Karyono belum diproses hukum.

“Sampai kapanpun kami akan terus berteriak memanggil KPK untuk menangkap Adhy Karyono dan agar Jatim bersih dari pejabat terduga koruptor,” pungkas Mudzakir.[dbm]

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.