Aktivis Minta Komnas HAM Lindungi Veronica Koman

  • Whatsapp
Veronica Koman

INDOPOLITIKA.com – Solidaritas Pembela Aktivis HAM yang terdiri atas sejumlah lembaga bantuan hukum meminta Komnas HAM untuk memberi perlindungan terhadap Veronica Koman.

Hal ini dikarenakan Veronica ditetapkan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dan penyebaran hoaks oleh pihak kepolisian.

Baca Juga:

Salah satu anggota kelompok solidaritas Tigor Hutapea mengatakan, Komnas HAM harus segera bertindak cepat dalam melindungi Veronica Koman.

“Kami minta Komnas HAM cepat bertindak ya atas proses penetapan Veronica Koman sebagai tersangka,” katanya di Gedung Komnas HAM, Jakarta, Senin (9/9).

Menurut dia, belakangan ini pihak kepolisian hanya fokus kepada Veronica Koman, seakan-akan aktivis muda itu menjadi aktor utama dari masalah yang terjadi di tanah Papua.

Sementara aparat TNI yang mengucapkan kata rasial serta aparat kepolisian yang menggunakan kekuatan berlebihan kepada mahasiswa Papua di Surabaya tidak terdengar lagi proses hukumnya.

Bukannya menyebar hoaks dan ujaran kebencian, menurut Tigor yang dicuitkan Veronica Koman merupakan data dan informasi untuk membela HAM atas peristiwa yang terjadi di asrama mahasiswa Papua di Surabaya.

Selain itu, pihaknya menegaskan perlu dipertimbangkan pula kapasitas Veronica yang merupakan kuasa hukum mahasiswa dan aktivis Papua saat mencuit insiden yang menimpa mahasiswa Papua.

Menanggapi permintaan itu, Wakil Ketua Komnas HAM Hairansyah mengatakan berdasarkan ketentuan Peraturan Komnas HAM Nomor 05 Tahun 2015, terdapat mekanisme perlindungan yang harus diberikan terhadap pembela HAM.

“Ini salah satu peristiwa dari banyak peristiwa soal pembela HAM yang dilaporkan ke Komnas. Tentu bisa jadi momentum bagi kami untuk segera melakukan langkah perbaikan perlindungan pembela HAM,” kata dia.

Dia menegaskan, jika pembela HAM terancam, maka HAM semakin sulit untuk ditegakkan, sehingga tugas negara untuk memastikan keamanan pembela HAM.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *