Alex Noerdin Dalam Pusaran Mega Korupsi: Masjid Sriwijaya, BUMD Hingga Dana Hibah Bansos

  • Whatsapp
Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin ditahan Kejaksaan Agung.

INDOPOLITIKA.COM – Mantan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin terjerat dalam sejumlah dugaan kasus korupsi di Sumsel. Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pembelian gas bumi di PDPDE oleh Kejaksaan Agung, Alex Noerdin juga sedang menghadapi kasus korupsi Masjid Sriwijaya.

Dalam dakwaan jaksa, Alex Noerdin disebut menerima fee (uang) sebesar Rp 2,3 Miliar lebih. Kasus lainnya, pada tahun 2018, Kejaksaan Agung pernah memeriksa Alex Noerdin dalam kasus dugaan korupsi dana hibah dan bantuan sosial (bansos) Provinsi Sumsel tahun anggaran 2013.

Berita Lainnya

Dalam perkara ini, diduga ada penyimpangan dana dalam perubahan anggaran untuk dana hibah dan bansos. Nilai bansos dan hibah di provinsi tersebut awalnya berjumlah Rp1,4 triliun. Namun, angka ini berubah menjadi Rp2,1 triliun. Diduga ada ketidaksesuaian dan pemotongan anggaran di perencanaan hingga pelaporan pertanggungjawaban.

Dalam kasus korupsi Masjid Sriwijaya yang merugikan negara Rp 116 miliar, Kejati Sumsel sudah menetapkan 6 orang tersangka, yaitu Mukti Suilaiman (mantan Sekda Sumsel), Ahmad Nasuhi (mantan Kepala Biro Kesra Sumsel), Eddy Hermanto {Ketua Panitia Pembangunan),Syarifudin (Ketua Panitia Divisi Lelang),  Dwi Kridayani (kuasa KSO PT Brantas Abipraya)  dan Yudi Arminto  (Project Manager PT Brantas Abipraya.

Alex Noerdin yang kini anggota DPR RI, disebut menerima aliran dana dugaan korupsi Masjid Raya Sriwijaya Palembang sebesar Rp 2,4 miliar.

Hal tersebut terungkap dalam sidang perdana empat terdakwa kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Palembang yang merugikan negara Rp116 miliar di Pengadilan Tipikor Palembang, Selasa (27/7).

Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Sumsel Naimullah mengatakan, nama Alex Noerdin muncul dalam dakwaan berdasarkan hasil keterangan penyidik yang dilimpahkan ke pengadilan.

“Alex Noerdin sesuai uraian dakwaan yang dibacakan. Ini kan berdasarkan fakta di sesuai di lapangan ada aliran dana ke mantan Gubernur Sumsel Rp2,4 miliar,” ujar Naimullah.

Berita terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *