Alumni 212 : Jangan Salahkan Umat Kalau Kemudian kami Ahok-kan Sukmawati

  • Whatsapp
Sekretaris Panitia Reuni Akbar 212 Slamet Maarif

INDOPOLITIKA.COM- Alumni 212 rencananya akan menggelar reuni akbar di Monas pada tanggal 2 Desember besok. Sekretaris Panitia Reuni Akbar 212 Slamet Maarif mengatakan agenda reuni tersebut tidak menutup kemungkinan akan mengeluarkan sikap tentang ucapan kontroversial Sukmawati Soekarno Putri.

“Kalau proses hukumnya tidak berjalan, tidak diproses, ya, tidak menutup kemungkinan di acara Reuni Akbar 212, kami akan menyatakan sikap bersama terhadap kasus Sukmawati,” kata Slamet.

Berita Lainnya

Slamet mengatakan selama aparat kepolisian tidak serius untuk menangani kasus ini, bukan tidak mungkin ada gelombang massa seperti pada kasus penodaan agama oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada tahun 2016. Ketika itu massa memprotes ucapan Ahok tentang surat Al Maidah. Akibat kasus itu Ahok diadili dan dijatuhi hukuman dua tahun penjara.

“Jadi, jangan salahkan umat kalau kemudian kami Ahok-kan Sukmawati kalau proses hukum tidak dak berjalan,” kata Slamet.

Meski begitu, kata Slamet, pernyataan sikap terkait ucapan Sukmawati bisa saja tidak keluar di Reuni Akbar 212. Syaratnya, kepolisian mengusut tuntas ucapan anak Proklamator Bung Karno itu.

“Sebelum itu terjadi, agar bangsa dan negara kondusif, kami sangat berharap pihak kepolisian dengan pimpinan yang baru profesional dan segera memproses Sukmawati,” ungkap dia.

Sebelumnya Sukmawati melontarkan ucapan bernada kontroversial ketika menjadi pembicara di dalam forum diskusi pada 11 November lalu.

Dalam diskusi tersebut, Sukmawati berbicara soal perjuangan Indonesia merebut kemerdekaan RI dari jajahan Belanda. Kemudian, Sukmawati melontarkan pertanyaan kepada forum yang dinilai membandingkan Nabi Muhammad dengan Bung Karno.[pit]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *