INDOPOLITIKA – Pelatih Manchester United, Ruben Amorim mengaku kecewa dan frustasi dengan cara bermain saat dikalahkan Everton dengan skor tipis 1-0, dalam lanjutan Liga Primer Minggu (24/11/2025).
Padahal dalam laga ini, Everton harus bermain dengan 10 pemain sejak menit 77’ setelah Idrissa Gueye menerima kartu merah. Sejatinya, Everton tak pernah menang atas Manchester United selama bertandang ke old Trafford dalam 33 tahun terakhir.
Pada peringatan satu tahun Ruben Amorim mengambil alih, Manchester United sekali lagi gagal membuktikan kemajuan nyata telah dicapai.
“Perasaannya frustrasi,” kata Amorim dikutip dari ESPN.
“Kami kecewa dengan cara kami bermain. Saya pikir mereka tim yang lebih baik. Dengan 11 pemain, mereka bertahan dengan sangat baik. Dengan 10 pemain, 70 menit. Jadi saya pikir kami pantas kalah. Kami tidak bermain bagus. Kami tidak bermain dengan intensitas yang tepat. Itu saja,” imbuhnya.
Ada beberapa hari yang menyedihkan di Old Trafford sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada tahun 2013. Namun, hari ini termasuk yang terburuk.
United tampil buruk bahkan sebelum Gueye menerima kartu merah. Everton memulai laga tanpa pernah menang tandang sejak Agustus, namun selama 10 menit pertama mereka mengungguli tim Amorim, dengan 14 umpan sukses di sepertiga akhir lapangan dibandingkan dengan satu umpan milik United.
Keunggulan di awal pertandingan seharusnya menjadi sorotan utama malam Everton.
Tepat ketika pelatih Everton, David Moyes, mungkin mulai merasakan kemungkinan kemenangan pertama di Old Trafford sebagai manajer tandang dalam 18 pertandingan, ia menyaksikan miskomunikasi di area penalti Everton antara Gueye dan Keane yang menyebabkan Bruno Fernandes melepaskan tembakan ke gawang.
Saat Fernandes meminta tendangan sudut, Gueye menerjang Keane dan tampak menampar wajah rekan setimnya tersebut dalam konfrontasi tersebut.
Wasit Tony Harrington tak ragu mengeluarkan kartu merah saat Gueye harus ditahan oleh Jordan Pickford dan Iliman Ndiaye. Gueye kemudian mengunggah permintaan maaf di media sosial.
“Sulit untuk menang di sini selama bertahun-tahun,” kata Moyes.
“Jika Anda bilang malam ini kami akan meraih hasil dengan 10 [pemain], saya akan bilang itu akan sangat sulit. Penampilan para pemain sungguh brilian,” jelasnya.
“Saya agak kesal karena [Gueye dan Keane] saling menantang, tapi saya juga senang mereka bertarung karena itu menunjukkan kepedulian mereka. Kalau kami tidak punya semangat juang atau ketahanan seperti itu, mereka tidak akan pernah bisa melewati pertandingan itu,” demikian Moyes. (Red)

Tinggalkan Balasan