Anak Buahnya Bobol ATM Rp 32 Miliar, Anies Serahkan ke Polisi

  • Whatsapp
Anies Baswedan

INDOPOLITIKA-COM – 12 Satpol PP berhasil membobol ATM sebesar Rp 32 miliar, Gubernur DKI Anies Baswedan pun menyerahkan anak buahnya tersebut untuk diproses secara hukum ke Polda Metro Jaya.

“Kalau semua tindak pidana, tentu harus diproses hukum dan dituntaskan secara hukum pula,” kata Anies Baswedan saat ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Selasa (19/11/2019).

BACA JUGA:

Anies menegaskan para oknum Satpol PP yang diduga terlibat dalam penarikan uang secara ilegal itu harus segera dibebastugaskan untuk menyelesaikan masalah hukum terkait dengan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta itu.

“Bukan hanya diungkap tapi diproses hukum dengan tuntas dan secara administrasi semua yang terlibat dibebastugaskan agar proses hukumnya jalan,” kata Anies.

Anies juga secara khusus meminta Kasatpol PP Arifin untuk terus berkoordinasi agar hal itu cepat terungkap.

Sebelumnya, Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin siap melakukan pemecatan terhadap anggotanya jika diketahui dalam penyelidikan Polda Metro Jaya memiliki niat tidak baik untuk mengambil uang secara ilegal sehingga menimbulkan kerugian bagi Bank DKI sebesar Rp32 miliar.

Oknum yang melakukan tindakan tersebut, kata Arifin, diduga berjumlah 12 orang dan berdinas di Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan.

Terkait dengan isu pembobolan Bank DKI, Arifin menjelaskan hal tersebut karena pegawai di bawah Pemprov DKI Jakarta menggunakan Bank DKI untuk pembayaran upahnya.

“Jadi ketika punya rekening Bank DKI tapi kok ambil uang saldonya gak berkurang ketika diambil (ATM Bersama), nah yang jadi pertanyaan kok bisa begitu, ini perlu ditelusuri lebih lanjut,” ucap Arifin.[ab]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *