INDOPOLITIKA – Rumor 16 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dikuasai mantan Bupati Bandung Barat Aa Umbara, menjadi sorotan publik.
Isu ini muncul setelah belasan siswa SMP Swasta Bina Karya di Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, diduga mengalami keracunan makanan.
Menanggapi rumor tersebut, Andri Wibawa, anak Aa Umbara, menegaskan bahwa dapur SPPG Sukatani adalah tanggung jawab pribadinya, bukan ayahnya.
“Perlu diluruskan, dapur yang saya tangani adalah tanggung jawab saya, bukan ayah saya (Aa Umbara),” ujar Andri, dikutip dari Pikiran Rakyat, Kamis (13/11/2025).
Ia menambahkan bahwa saat ini baru lima dapur yang beroperasi, meski total titik yang direncanakan ada 16.
“Ke depan, kami akan mengembangkan sesuai kemampuan dan kesiapan sumber daya,” jelasnya.
Sebagai catatan, data Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB menunjukkan terdapat 122 dapur SPPG yang menjalankan program MBG.
Dari jumlah tersebut, 36 dapur sudah memiliki sertifikat SLHS, sementara delapan dapur lainnya masih dalam proses penerbitan.(Hny)

Tinggalkan Balasan