Analisa Pelukan Hangat Jokowi – Surya Paloh Usai Gosip “Orang Ketiga”

  • Whatsapp
Emrus Sihombing

INDOPOLITIKA.COM – Pakar komunikasi politik Emrus Sihombing mengatakan, hadirnya Presiden Joko Widodo dalam penutupan kongres II Partai NasDem menunjukan bahwa jalinan koalisi masih pemerintahan masih sangat solid.

Diakui Emrus, belakangan banyak tudingan masyarakat yang mengira hubungan NasDem dan Presiden Jokowi luntur, karena kedekatan Ketua Umum NasDem Surya Paloh dengan partai oposisi pemerintah.

Berita Lainnya

“Relasi dengan NasDem semakin dekat dan hangat. Bahkan, Jokowi menyampaikan akan rangkul (Surya Paloh) lebih erat lagi. Setelah pidato pun dibuktikan,” katanya kepada Indopolitika di Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Menurut dia, pesan dalam pidato penutupan Kongres II Partai NasDem yang disampaikan Jokowi menyiratkan penegasan bahwa NasDem tetap solid berada dalam koalisi parpol pendukung pemerintah. “Sekarang, hubungan itu kembali cair. Saya yakin ada komunikasi-komunikasi personal antarkedua tokoh sebelum pidato itu disampaikan,” tuturnya.

Menyoal relasi politik, Emrus menyampaikan adanya teori social penetration menyangkut hubungan antarmanusia yang fluktuatif, yang terjadi juga dalam relasi ekonomi dan personal. Artinya, kata dia, saat tertentu hubungan antartokoh bisa sangat akrab, kemudian renggang pada saat tertentu, tetapi pada lain waktu akrab kembali.

Ke depan, ia mengingatkan para politikus, terutama, harus lebih berhati-hati dalam menyampaikan pesan-pesan komunikasi ke ruang publik karena bisa menimbulkan kerenggangan hubungan. “Tetapi, kalau dilakukan dengan sangat bagus justru bisa mempererat dan mengakrabkan hubungan. Nasdem tetap menjadi bagian koalisi yang solid, terbukti dari relasi pidato kedua tokoh,” ujar Emrus.[asa]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *