Internasional

Anggota Paspampres AS Meninggal usai Kawal Trump

Sekelompok personel Secret Service berada di area Gedung Putih, Washington, AS, 20 April 2018. (Foto: AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)

Edinburgh: Seorang anggota pasukan pengaman presiden Amerika Serikat (Secret Service) mengalami stroke saat bertugas mengawal Donald Trump dalam tur ke Inggris dan Skotlandia.

Agen tersebut, pria dengan 19 tahun pengalaman di bidang intelijen, terkena stroke saat di Skotlandia pada Minggu 15 Juli. 

Ia sempat dirawat di Skotlandia, namun meninggal dunia pada Selasa 17 Juli dengan dikelilingi beberapa anggota keluarga dekatnya.

Secret Service mengonfirmasi kematian tersebut "dengan perasaan sedih yang mendalam." Agen itu digambarkan sebagai "seorang profesional dengan berdedikasi tertinggi" di kalangan rekan-rekannya.

"Kami berterima kasih kepada personel medis di Skotlandia, begitu juga dengan tim kesehatan Gedung Putih dan Kepolisian Skotlandia yang memberikan perawatan dan dukungan luar biasa untuk anggota keluarga kami," tambah Secret Service, seperti disitir dari Guardian, Rabu 18 Juli 2018.

Nama sang agen tidak dirilis ke publik untuk memberikan privasi dan waktu kepada keluarganya.

Presiden Trump meninggalkan Skotlandia pada Minggu, setelah menghabiskan empat hari di Inggris. Saat berada di Skotlandia, Trump sempat bermain golf.

Unjuk rasa menentang kunjungan Trump terjadi di Inggris dan Skotlandia. Salah satu hal yang menjadi sorotan dalam demonstrasi tersebut adalah munculnya balon besar menyerupai Trump.

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close