Anies Didemo “Masa Bayaran” Rp 40 Ribu, Cek Video Pengakuan Pendemo yang Diduga Ikut Aksi  

  • Whatsapp
Para remaja yang diamankan usai demo.

INDOPOLITIKA.COM – Demo menuntut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mundur dari jabatanya, pada Selasa (14/1/2020) mengungkap sebuah ‘fakta’ yang cukup menggelikan. Ya, menggelikan karena beberapa remaja ini mengaku dibayar Rp 40 ribu untuk ikut aksi tersebut. Para remaja tersebut tidak menampik jika mereka adalah warga Jakarta juga.

Pengakuan masa bayaran Rp 40 ribu viral di media sosial menjelang demo berakhir. Salah satunya, video berdurasi 1 menit lebih yang dibagikan akun@francmohede.

Baca Juga:

“Pembodohan generasi muda. Bocah2 asli Jakarta dipengaruhi 40 ribu utk ikutan demo @aniesbaswedan. Aktor2 penggerak demo bukan ingin perbaikan, mereka pemecah belah bangsa. Itu Jabar, Banten dan Jateng korban banjirnya lebih banyak, Gubernurnya kayak ga punya dosa,” tulis pemilik akun twitter menyertai videonya, dikutip indopolitika.com, Rabu (15/1/2020).

Dalam video tersebut, ada beberapa remaja yang dikumpulkan diduga diamankan masa pro Anies di salah satu lokasi. Mereka terdiri dari remaja pria dan wanita. Mereka lantas ditanya oleh beberapa orang dengan logat Betawi kental.

Salah satu remaja mengaku tidak tahu dibayarnya berapa. Tapi remaja yang lainnya mengaku dibayar Rp 40 ribu. “Eh gwe tanya loe dibayar berape duit. Loe jujur. Berape duit. Loe jujur. Loe bilang,” tanyanya dengan nada keras.

Remaja pertama mengaku tidak tahu. “Tidak tahu om,” jawab remaja yang mengenakan sweter biru muda tersebut.

Si penanya lantas beralih ke remaja lainnya. “Loe jujur dibayar berape duit. Jujur loe. Dibayar berapa duit. Sekarang gwe tanya loe tinggal di mana,” tanya makin kencang.

Si remaja yang mengenakan sweter merah hati dengan sungkan menjawab. “Rp 40 ribu,” jawabnya.

“Yang kencang, loe dibayar berape duit,” desak si penanya.

“Rp 40 ribu,” jawab si remaja lagi.

“Loe tinggal di mane,” tanyanya lagi.

“Neh orang Johar neh anak neh. Masa orang Johar ngedemo Anies,” teriaknya.

Sementara salah seorang perekam mengatakan, jika remaja-remaja tersebut adalah masa bayaran yang ditugaskan untuk mendemo Anies Baswedan. “Ini para pendemo yang dibayar. Dibayar,” jelas suara dalam video itu.{asa}

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Maju terus pak Anis Baswedan pantang mundur, walau ujian sebesar langit dan Gunung jangan pernah tinggalkan kebenaran… Untuk indonesia yang beradap kejujuran harus di jungjung tinggi…