Anshori Siregar Hendak “Jab” Jokowi Gara-gara Premi BPJS Kelas III Mandiri?

  • Whatsapp
Ilustrasi Kenaikan BPJS Kesehatan

INDOPOLITIKA.COM – Wakil Ketua Komisi IX Fraksi PKS Anshori Siregar rupanya masih menyimpan stok amunisi untuk mengkritik kebijakan kenaikan premi BPJS. Kemarin, Anshori, sapaan akrabnya, bersama dua anggota fraksi PKS Komisi IX menyampaikan pernyataan penolakan terhadap kenaikan premi BPJS kelas III mandiri.

Lantas, bagaimana dengan premi kelas I dan II? Anshori menjawab dengan berseloroh. Katanya, untuk memukul mundur lawan maka kita tidak akan menyerang semuanya. Satu-persatu akan kita keluarkan. Sehingga diakhir episode lawan tersebut akan babak belur.

Muat Lebih

“Bagaimana dengan kelas lain (I dan II), begini, kalau kita bertinju, jangan keluarin semua dulu (diawal). Ada jab ada huk. Jangan keluarin semua. Nanti nggak diterima. Jab aja dulu. Kalau yang lain (kelas I dan II), nanti kita cari ya,” katanya dalam jumpa pers di Frakai PKS Selasa siang.

Dia mengapresiasi langkah Menkes Dr Terawan yang terus berupaya mencari cara agar defisit keuangan BPJS bisa ditutup tanpa menaikan premi. Khususnya untuk kelas III mandiri.

Termasuk juga fenomena banyaknya peserta BPJS yang menyiasati kenaikan premi dengan cara turun kelas. Misalnya peserta kategori kelas I atau dua turun ke kelas III.

“Nanti kita lihat sama-sama langkahnya,” katanya. [pit]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *