Internasional

Antisipasi Pasukan Suriah, Pemberontak Ledakkan Jembatan Idlib

Sebuah terminal bus di Idlib, Suriah, terkena serangan udara. (Foto: AFP)

Idlib: Sejumlah pemberontak Suriah meledakkan beberapa jembatan yang menghubungkan wilayah pemberontak dengan daerah yang dikuasai pemerintah. Ini merupakan antisipasi pemberontak terhadap serangan pasukan Suriah untuk merebut kembali Idlib.

Penghancuran jembatan di barat laut Suriah terjadi saat Komisioner Tinggi PBB untuk Urusan Pengungsi, Filippo Grandi, memperingatkan kemungkinan adanya serangan pemerintah ke Idlib. Serangan itu dapat memicu gelombang pengungsian lebih lanjut dan mencegah para pengungsi untuk pulang ke Suriah.

Peledakan jembatan di selatan Idlib, di lembah al Ghab, dilakukan setelah pemberontak mendeteksi pergerakan pasukan pemerintah. Kabar diledakkannya beberapa jembatan disampaikan grup pemantau Syrian Observatory for Human Rights (SOHR).

Seperti dilansir dari Sky News, Sabtu 1 September 2018, Kepala SOHR Rami Abdulrahman mengatakan ada dua jembatan tersisa di Idlib yang bisa digunakan pasukan pemerintah untuk masuk ke provinsi tersebut.

Sebagian besar Idlib dan Hama masih berada di bawah kendali sejumlah kelompok pemberontak. Beberapa dari grup itu didukung Turki, sebagian lainnya kelompok independen.

Namun, kelompok pejuang terkuat dipimpin grup terafiliasi al-Qaeda, yang menduduki sebagian besar Idlib yang dihuni lebih dari tiga juta penduduk.

Merespons penghancuran jembatam, ribuan personel militer pemerintah dan sekutu sudah mengepung daerah sekitar Idlib.

Sekutu kunci Suriah, Rusia, menyebut operasi militer di Idlib diperlukan guna membersihkan "teroris" dari daerah tersebut.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan saat ini pembicaraan sedang berlangsung terkait rencana pembukaan koridor kemanusiaan bagi warga sipil yang ingin meninggalkan Idlib.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close