Antrean Pasien Covid di RSUD Bekasi Membeludak Hingga Tercecer di Jalan, Tenda Darurat pun Mulai Penuh

  • Whatsapp
Pasien COVID-19 membeludak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi sehingga harus dirawat di tenda darurat, Jumat (25/6/2021). SINDOnews/Abdullah M Surjaya

INDOPOLITIKA.COM – Kasus Covid-19 di Kota Bekasi makin melonjak. Sejalan dengan itu, pasien yang harus mendapatkan perawatan medis sebagian harus dirawat di tenda darurat yang juga mulai penuh. Para pasien hanya bisa ditangani di jalanan dengan alat perawatan pertama dari para tenaga kesehatan.

Para pasien yang datang tampak duduk di kursi roda dengan bantuan infus dan bantuan oksigen sambil menunggu antrian masuk keruang perawatan. Tampak, tenaga kesehatan dengan menggunakan APD lengkap merawat warga yang terus berdatangan tersebut.

Berita Lainnya

Menurut Direktur RSUD Kota Bekasi, Kusnanto Saidi, tenda darurat sudah penuh setelah dua hari lalu didirikan. Tenda ini dibangun untuk triase pasien COVID-19. Kapasitas tenda darurat itu sendiri menyediakan 30 bed atau tempat tidur. Dan pada Jumat (26/6/2021), keterisianya mulai penuh.

“Memang kondisinya sudah penuh, jadi pasien mendapatkan perawatan di tenda darurat,” ucapnya.

Kusnanto menjelaskan, semua pasien yang tercecer itu masih dalam penanganan triase atau pemeriksaan dini. Sehingga, masih dalam pelacakan terkonfirmasi positif atau tidak.

“Pasien triase, jadi belum diketahui positif atau tidak COVID-19. Jadi ruang IGD sekarang sudah kita fungsikan untuk ruang rawat inap pasien COVID-19,” ujarnya.

Menurut dia, kapasitas temPat tidur ruang isolasi pasien COVID-19 di rumah sakit tersebut telah ditambah. Semula, hanya untuk 265 pasien dan saat ini menjadi 365 pasien. Penambahan kapasitas itu seiring dengan difungsikannya ruang IGD sebagai ruang rawat inap isolasi COVID-19.

“InsyaAllah bisa 100 bed (di ruang rawat inap yang semula merupakan ruang IGD). Jadi penambahannya ada 100 bed dari 265 bed jadi 365 bed dan sekarang sudah terisi sebanyak 368,” ungkapnya.

Saat ini, pihaknya masih terus kordinasi dengan Dinas Kesehatan. Hal itu dilakukan agar pasien Covid-19 dari RSUD Kota Bekasi dapat dirujuk ke rumah sakit lain yang menangani pasien.

“Ya kita kan terus koordinasi dengan Dinkes dibawah komando pak wali kota selaku ketua komite gugus tugas COVID-19 untuk mengurai pasien,” jelasnya. [ind]

Berita Terkait


INDOPOLITIKA TV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *