INDOPOLITIKAMenteri Lingkungan hidup Hanif Faisol Nurofiq meminta Pemkot Tangsel mengaktifkan kembali Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, setelah sebelumnya sempat ditutup.

Apa alasannya? Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq  menjelaskan, langkah ini dilakukan sebagai penanganan kondisi pengelolaan sampah di Tangsel, sehingga pemerintah pusat memberikan ruang agar TPA Cipeucang kembali dioperasikan sambil dilakukan penataan menyeluruh.

“Pada kesempatan hari ini kami minta agar penanganan sampah yang di kota ini kembali dilakukan di Cipeucang sambil penataannya dilakukan,” ujar Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq.

Tidak hanya itu, kata Hanif, pihaknya juga akan menegakkan konsekuensi yang tegas, berupa sanksi termasuk penegakan hukum untuk semua pihak terkait persoalan sampah ini.

“Kami akan melakukan penegakan hukum kepada semua pemilik kawasan, kawasan industri, perumahan besar yang tidak menyelesaikan sampahnya sendiri,” jelasnya.

Sebab, kapasitas TPA Cipeucang pada dasarnya masih terbatas. Saat ini, TPA Cipeucang hanya mampu menampung sekitar 400 ton sampah per hari, sedangkan timbunan sampah Kota Tangerang Selatan mencapai sekitar 1.100 ton per hari.

“Ada sisa 600 ton sampah lagi ini yang harus ditangani. Berdasarkan surat dari Wali Kota, kami akan berkomunikasi langsung dengan Gubernur Banten dan juga Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membantu penanganan ini,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memastikan sampah masyarakat sudah dapat kembali dibuang ke TPA Cipeucang. Meski demikian, ia menekankan operasional dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kondisi lapangan.

“Sesuai arahan dan instruksi  Pak Menteri, TPA Cipeucang kembali dibuka dan mulai beroperasi secara bertahap,” ucap Benyamin.

Dengan dibukanya kembali TPA Cipeucang, Pemkot Tangsel berharap penanganan sampah di wilayah perkotaan dapat kembali terkendali, sekaligus memberi ruang bagi pemerintah daerah untuk menuntaskan penataan TPA menuju sistem pengelolaan yang lebih aman, tertib, dan berkelanjutan.

Pemkot Tangsel juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung upaya penanganan sampah, terutama melalui pengurangan dan pemilahan sampah dari sumbernya, agar beban TPA dapat ditekan secara bertahap. (Red)

Cek berita dan artikel menarik lainnya di Google News Indopolitika.com