Apeng Bos PT Duta Palma siap Buka-bukaan Terkait Dugaan Korupsi Rp 78 Triliun

Bos PT Duta Palma, Surya Darmadi alias Apeng/net

INDOPOLITIKA.COM – Dua tahun dinyatakan sebagai buronan kasus korupsi, Bos PT Duta Palma Surya Darmadi alias Apeng akhirnya menyerahkan diri dan siap menjalani proses hukum terkait kasus yang menjeratnya.

Menurut kuasa hukum Apeng, Juniver Girsang, klienya punya alasan tersendiri kenapa dirinya seolah ‘menghilang’ selama ini dan baru menyerahkan diri sekarang. Juniver mengatakan jika Apeng tidak mengetahui jika dirinya tengah dicari di dalam negeri karena sudah cukup lama tinggal di Taiwan.

Kepada kliennya, Juniver juga menjelaskan bahwa pembelaan diri tidak akan bisa dilakukan bila pihak beperkara berada di luar negeri. Juniver mengklaim kliennya memiliki niat untuk bertanggung jawab dan menyelesaikan masalah tersebut meski tengah menjalani perawatan medis di luar negeri.

Hal itu juga disampaikan Surya ketika diperiksa penyidik. Juniver mengaku belum mendapat penjelasan secara tegas kenapa Apeng menghilang dalam dua tahun belakangan ini.

Yang pasti, kata dia, selain baru mengetahui ada panggilan dari Kejagung, kliennya ingin mengklarifikasi dan memberikan penjelasan secara terperinci mengenai bisnis dan usaha yang telah dijalankan puluhan tahun. Termasuk dugaan korupsi yang merugikan negara Rp 78 triliun.

”Makanya, dia datang untuk mengklarifikasi hal tersebut,” bebernya.

Dia memastikan akan mengadu data yang dimiliki pihaknya dengan data yang dipunyai Kejagung. Berkaitan dengan proses hukum yang juga berjalan di KPK, Juniver menyampaikan bahwa sejauh ini kliennya masih berfokus pada urusan di Kejagung.

”Sekarang memang sedang konsentrasi di Kejagung. Yang sedang berjalan dan sedang berproses ini,” ujarnya.

Juniver mengaku sudah mendapat informasi dari Surya Darmadi terkait kasus di KPK.

”Sepanjang ada bukti dan dokumennya, tentu kami harus related menangani permasalahan yang ada di kejaksaan maupun di KPK,” tandasnya. [Red]

Bagikan:

Ikuti berita menarik Indopolitika.com di Google News


Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.