Internasional

Arab Saudi dan Qatar Masih Bersitegang

Menlu Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani di Madrid, Spanypl, 13 September 2018. (Foto: AFP/OSCAR DEL POZO)

Washington: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo memediasi Menlu Arab Saudi dan Qatar pada Jumat 28 September 2018. Ini merupakan kali pertama petinggi Riyadh dan Doha bertemu sejak kedua negara bersitegang tahun lalu.

Dalam awal pertemuan enam petinggi Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) bersama Mesir dan juga Yordania, Pompeo mengatakan mereka semua yang hadir membicarakan "berbagai isu keamanan."

Namun dalam keterangan kepada awak media usai pertemuan, Menlu Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani mengatakan "tidak ada kemajuan berarti" dalam menyelesaikan perselisihan dengan Arab Saudi dan para sekutunya.

Dia berkukuh negaranya tetap "membuka opsi dialog" dengan Arab Saudi serta negara-negara lainnya.

"Kami berterima kasih atas usaha Presiden AS Donald Trump yang mencoba menyelesaikan krisis ini. Namun respons dari negara-negara yang memblokade kami tidak positif," sebut Al-Thani, seperti dilansir dari kantor berita AFP.

AS menyebut semua negara yang hadir dalam pertemuan GCC memiliki kesamaan pandangan mengenai Iran, musuh bebuyutan Arab Saudi.

Baca: Qatar Larang Penjualan Barang asal Arab Saudi

"Semua peserta sepakat untuk menghadiri ancaman dari Iran yang ditujukan kepada kawasan dan AS," sebut Kemenlu AS.

Arab Saudi — bersama para sekutunya seperti Uni Emirat Arab dan Bahrain — memutus hubungan diplomatik dengan Qatar pada Juni 2017. Arab Saudi menuduh Qatar mendukung terorisme dan terlalu dekat dengan Iran.

Qatar membantah tuduhan tersebut, dan menuduh Arab Saudi serta para sekutunya berniat mengganti rezim di Doha.

Kuwait telah memimpin proses mediasi krisis teluk ini, namun hingga kini belum ada kemajuan berarti.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close