Arab Saudi Siap Terima Jemaah Umrah yang Sudah Divaksin pada Ramadhan 2021

  • Whatsapp
Situasi di sekitar Kabah, di dalam Masjidil Haram, Arab Saudi, kosong dari para jemaah saat diberlakukan sterilisasi, Kamis (5/3/2020). Terkait merebaknya virus corona, Pemerintah Arab Saudi menutup sementara kegiatan umrah dan melakukan sterilisasi di sekitar Kabah termasuk lokasi untuk melakukan sai di antara Bukit Safa dan Marwah.

INDOPOLITIKA.COM – Arab Saudi siap menerima jemaah umrah selama bulan suci ramadhan 2021 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditentukan. Namun, itu hanya berlaku bagi orang yang sudah mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19.

Dilansir Inside the Haramain, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dr. Abdulfattah bin Sulaiman Mashat, mengatakannya pada hari Sabtu (3/4/2021). Ia membenarkan bahwa pihak Arab Saudi telah siap menerima tamu Allah untuk bulan ramadhan tahun ini.

Berita Lainnya

Menurutnya, ada tiga jenis orang yang dianggap sudah “imun”. Mereka adalah yang sudah mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19; mendapatkan sebuah dosis vaksin setidaknya 14 hari sebelum umrah; dan mereka yang telah sembuh dari Covid-19.

Hanya ketiga jenis jemaah tersebut yang akan mendapatkan izin untuk melaksanakan umrah, termasuk hadir dan beribadah di Masjidil Haram Makkah.

Persyaratan itu juga berlaku untuk jemaah yang ingin memasuki wilayah Masid Nabawi di Madinah.

Kemudian, untuk izin pemesanan menunaikan ibadah umrah, sholat dan kunjungan dilakukan melalui aplikasi Eatmarna dan Tawakkalna. Hal tersebut dilakukan untuk efisien waktu dan menyesuaikan dengan kapasitas operasional dan bentuk kehati-hatian.

Selain itu harus menunjukkan izin dan memverifikasi keabsahannya melalui aplikasi Tawakkalna, langsung dari rekening penerima. Sumber tersebut menegaskan, platform utama dan terakreditasi untuk mendapatkan izin adalah melalui aplikasi Eatmarna dan Tawakkalna.

Lebih lanjut, wakil menteri yang berbicara dengan Al Arabiya itu juga mengatakan bahwa kementerian telah mengambil tindakan proaktif untuk melindungi kesehatan dan kesejahteraan jamaah dan pengunjung.

Namun demikian, tak jelas jemaah dari negara saja yang diperbolehkan masuk ke Arab Saudi ditengah pandemi ini.

Langkah-langkah untuk mengatasi infeksi virus Corona termasuk melakukan vaksinasi bagi semua karyawan Masjidil Haram. Wamenhub juga mengatakan bahwa langkah-langkah kehati-hatian yang sudah diterapkan akan dilaksanakan secara maksimal. [rif]

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *