‘Aroma’ Gimmick Istana Dibalik Larangan Jokowi ke Kediri, Roy Suryo: Ambyar

  • Whatsapp

INDOPOLITIKA.COM – Politisi Demokrat membantah pernyataan sejumlah politisi PDIP yang menyebut mantan Presiden SBY juga menghindari kunjungan kerja ke Kediri, Jatim. Mantan anak buah SBY, Roy Suryo, mengakui bahwa isu Kediri kota angker bagi pemimpin Indonesia hanyalah rentetan pengalihan isu yang kini bersumber dari dalam istana negara.

Menurut dia, tudingan politisi PDIP yang menyeret nama SBY dalam isu Kediri kota angker mudah dicerna oleh masyarakat. “Masyarakat sudah cerdas. Jadi nggak usah lah bermain-main gimmick begini,” katanya kepada indopolitika.com, Senin, (17/2/2020).

Bacaan Lainnya

Dia mengungkapkan, selama memimpin, Presiden SBY dua kali mengunjungi wilayah Kediri. Yakni tahun 2007 dan tahun 2014. Rentang waktu dua kunjungan itu cukup jauh. Tujuh tahun. Tetapi SBY justru berhasil memimpin negeri ini selama dua periode. “Pak SBY malah sempat dua kali ke Kediri,” ujarnya.

Saat ditanya soal kemungkinan isu Kediri kota angker sebagai strategi pengalihan isu, Mantan Menpora itu tak menjawab secara gamblang. “Nah itu. Ambyar,” katanya.

Di sisi lain, eks Menpora tersebut juga mengatakan, kunjungan ke Kediri bukanlan persoalan seharusnya bagi Jokowi maupun Wapres Maruf. “Tweeps, semua tergantung niat & tujuannya. Seorang Presiden adalah pemimpin semua Rakyatnya, jadi harus juga ke Kediri,” demikian cuitannya.

Roy menekankan kembali imbauan Pramono yang melarang Jokowi ke Kediri. Tapi, Roy yang juga mantan Menteri Pemuda dan Olahraga era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu percaya Jokowi tak takut dengan berbau mistik.

“Saya percaya Pak @jokowi & @Kiyai_MarufAmin meski dekat dgn @pramonoanung tetapi tidak takut dgn Gendruwo, Tuyul, Banaspati, Wedon, apalagi Setan Lengser khan?,” tulis Roy.[asa]

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *