Arsul Sani: Habib Rizieq Engga Dihalangi Pulang Kok, Tak Usah Minta Dipulangkan

  • Whatsapp
Wakil Ketua MPR Arsul Sani

INDOPOLITIKA.COM – Wakil Ketua MPR Arsul Sani angkat bicara soal adanya permintaan Persaudaraan Alumni (PA) 212 agar Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memulangkan Habib Rizieq Shihab ke Tanah Air.

Menurut Arsul, soal kepulangan seseorang dari luar negeri termasuk Habib Rizieq itu bukan tupoksinya Menhan. “Jadi kok kenapa dikait-kaitkan dengan posisi Pak Prabowo sebagai Menteri Pertahanan,” kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/10).

Baca Juga:

Arsul yang juga menjabat Sekjen PPP ini menegaskan, sewaktu ia menjadi anggota Komisi III DPR RI yang bermitra dengan Direktorat Imigrasi Kemenkumham, ia mendapat informasi bahwa Habib Rizieq tidak pernah ditangkal untuk pulang ke Indonesia.

“Artinya kalau Habib Rizieq mau pulang, setahu saya enggak terhalang. Jadi enggak usah minta dibawa pulang,” kata Politisi PPP ini.

“Kecuali kalau misalnya beliau itu ditangkal masuk ke negara ini, ya baru kemudian harus kita klarifikasikan, kita clear-kan kepada Imigrasi atau kepada lembaga penegak hukum terkait, ini masalahnya apa? Tapi kalau tidak ditangkal, ya kembali terpulang kepada siapa pun yang ada di luar negeri untuk pulang atau tidak,” sambungnya.

Sebelumnya, juru bicara PA 212, Habib Novel Bamukmin, paham kondisi Prabowo Subianto sebagai politikus jika memilih bergabung di pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.

Ia pun memberi target 100 hari kerja kepada Prabowo, yakni memulangkan imam besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS).

“Namun mungkin kami masih bisa berharap 100 hari ke depan PS (Prabowo Subianto) dan orang-orangnya (yang) bekerja, bisa menghasilkan apa yang kami perjuangkan agar ulama kami (yang ditangkap) semua di SP3, juga HRS bisa kembali, serta usut hilangnya nyawa para mujahid politik dari pemilu sampai demo mahasiswa dan pelajar kemarin,” ujar Novel, Senin (21/10).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *