AS Ingatkan Rusia untuk Patuhi Sanksi PBB terhadap Korut

  • Whatsapp
Menlu AS Mike Pompeo. (Foto: AFP)

Singapura: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo meminta sejumlah negara mematuhi sanksi ekonomi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dijatuhkan terhadap Korea Utara. 

Pernyataan terkait munculnya laporan yang mengindikasikan Rusia mungkin tidak mematuhi sanksi tersebut.

Baca Juga:

Kantor berita Wall Street Journal pertama kali melaporkan pada pekan ini bahwa Rusia memberikan visa kerja baru kepada ribuan pekerja Korut. Padahal, Rusia berjanji di awal tahun untuk memulangkan semua pekerja Korut pada akhir 2019. 

Sebagai bagian dari sanksi terhadap rezim Kim Jong-Un di Korut, DK PBB telah mencegah pemerintahan di seluruh dunia untuk memberi izin kerja baru untuk pekerja Pyongyang

Ucapan Pompeo juga dilontarkan menyusul adanya laporan AS yang menyebutkan bahwa Korut masih mengembangkan program senjata nuklir dan misil balistik.

"Kami telah melihat laporan bahwa Rusia mengizinkan usaha patungan dengan sejumlah perusahaan Korut dan memberikan izin kerja baru untuk pekerja asing asal Korut," kata Pompeo dalam pidato di Singapura pada pertemuan tingkat menteri negara Asia Tenggara pada Sabtu kemarin.

"Jika laporan ini terbukti akurat — dan kami memiliki setiap alasan untuk memercayainya — maka itu akan menjadi sebuah pelanggaran terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB 2375," cetusnya, seperti disitir dari UPI, Minggu 5 Agustus 2018.

Pompeo mengingatkan Rusia dalam konferensi di Singapura agar tidak membantu Korut mencurangi sanksi DK PBB.

"Kami berharap Rusia dan seluruh negara dunia patuh pada resolusi DK PBB dan menegakkan sanksi terhadap Korut," tegas Pompeo.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *