Internasional

AS Keluar dari Dua Kesepakatan Internasional

Penasihat Keamanan AS John Bolton. (Foto: AFP)

Washington: Amerika Serikat (AS) menyatakan keluar dari kesepakatan internasional yang berkaitan Mahkamah Internasional (ICJ) yang bermarkas di Den Haag, Belanda.

Langkah ini diambil AS setelah Palestina melaporkan tindakan AS yang bersikeras untuk memindahkan kedutaan besar dari Tel Aviv, Israel ke Yerusalem.

"Ini terkait dengan kasus yang dibawa oleh Palestina ke ICJ. Mereka menyebut AS sebagai terdakwa dan meminta kami memindahkan lagi kedubes dari Yerusalem," kata Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton, dikutip dari AFP, Kamis 4 Oktober 2018.

Bolton menegaskan, AS telah meninggalkan Protokol Opsional dan Penyelesaian Sengketa Konvensi Wina 1961. Konvensi tersebut menetapkan ICJ sebagai yuridiksi wajib untuk menyelesaikan perselisihan antarnegara.

Baca: Palestina Seret AS ke Mahkamah Internasional

"AS akan tetap menjadi bagian dari konvensi yang mendasari berdirinya ICJ," lanjut dia.

Otoritas Palestina akhirnya menyeret AS ke ICJ dengan laporan mendirikan kedubes di Yerusalem. Palestina pun meminta agar AS segera memindahkan kembali kedubes dari Yerusalem.

Selain itu, AS juga menarik diri dari dua konvensi lainnya. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo akhirnya mengakhiri perjanjian persahabatan Iran 1955. Saat itu, perjanjian ini disepakati dengan pemimpin Iran yang pro-Barat. 

Penarikan diri AS dari perjanjian persahabatan ini dilakukan setelah Iran mengacu pada perjanjian itu sendiri ketika berusaha mengakhiri sanksi baru dari AS terkait pembatasan nuklir. 

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close