Internasional

AS Tolak Tawaran Turki Terkait Pembebasan Pendeta

Pendeta asal AS Andrew Brunson di Izmir, Turki, 25 Juli 2018. (Foto: AFP/STR)

Washington: Amerika Serikat menolak tawaran Turki yang bersedia membebaskan seorang pendeta asal Negeri Paman Sam, dengan syarat Washington menghentikan penyelidikan terhadap sebuah bank ternama.

AS dan Turki berseteru atas pendeta Andrew Brunson yang ditahan Ankara atas tuduhan terorisme. Perseteruan kedua negara ini berimbas pada melemahnya mata uang lira.

Sebagai ganti atas pembebasan Brunson, dan beberapa warga AS lainnya, Turki meminta Washington menghentikan penyelidikan terhadap Halkbank.

Halkbank saat ini menghadapi kemungkinan denda senilai miliaran dolar sebagai bentuk hukuman usai membantu Iran menghindari sanksi ekonomi AS.

Namun AS menegaskan diskusi mengenai denda dan hal lainnya tidak akan terjadi sebelum Brunson dibebaskan.

"Seorang mitra NATO sejati tidak akan pernah menahan Brunson sejak awal," ujar seorang pejabat di Gedung Putih kepada Wall Street Journal, seperti dikutip dari AFP, Senin 20 Agustus 2018.

Trump telah melipatgandakan tarif terhadap produk aluminium dan besi dari Turki. Ankara membalas dengan menaikkan tarif secara signifikan terhadap produk-produk AS.

Sebuah pengadilan di Turki telah menolak permohonan banding untuk membebaskan Brunson. Turki telah mengancam akan merespons keras jika Washington menjatuhkan lebih banyak sanksi ekonomi.

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close