Asal Tau Aja nih, Bulan Depan Anies Tidak Gratiskan Lagi Warga Yang Naik LRT

  • Whatsapp
Ilustrasi pengguna LRT

INDOPOLITIKA.COM- Mulai bulan depan PT Light Rail Transit (LRT) mulai menerapkan tarif angkutan kereta seharga Rp 5.000 per penumpang. Direktur Utama LRT Jakarta, Wijanarko mengatakan tarif Rp 5000 per penumpang ditetapkan untuk satu kali perjalanan dengan panjang rute 5,8 kilometer, dari Stasiun Velodrome, Jakarta Timur hingga Pegangsaan Dua, Jakarta Utara.

“Perizinan sudah lengkap. Kemarin kami sudah mendapat restu bahwa per 1 Desember 2019 kita akan beroperasi secara komersial,” kata Wijanarko

Muat Lebih

Wijanarko menambahkan dengan beroperasinya LRT secara komersil, maka seluruh stasiun nantinya sudah bisa dilewati. Stasiun tersebut diantaranya Stasiun Velodrome, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Stasiun Pulomas, Stasiun Equestrian, dan Stasiun Pegangsaan Dua.

Adapun jam operasionalnya mulai pukul 05:30 WIB hingga 23:00 WIB setiap harinya. Kereta akan datang setiap 10 menit sekali.

Lanjut Wijanarko, LRT Jakarta akan diintegrasikan dengan transportasi lain seperti TransJakarta. Bagi para penumpang yang ingin melanjutkan perjalanannya dengan menggunakan Transjakarta. Maka PT LRT menerapkan tarif combo.

Tarif combo yang dimaksud adalah penumpang yang ingin beralih ke TransJakarta dari Stasiun Velodrome sekali tab dipotong Rp 8.500 dengan rincian Rp 5000 untuk tarif tiket LRT dan Rp 3.500 untuk tarif TransJakarta.

“Untuk penumpang di Stasiun Velodrome bisa sekali tap dipotong Rp 8.500. Rp 5.000 untuk tarif tiket dan Rp3.500 untuk tarif Transjakarta,” katanya.

Sementara, kata dia, mesin tap tarif combo itu baru tersedia di Stasiun Velodrom untuk koridor khusus melalui skybridge Transjakarta di Jalan Pemuda. Namun seiring perjalanannya kedepan, PT LRT akan terus memperbaiki fasilitas yang ada demi kenyamanan dan keamanan para penumpang.

“Kami sudah melengkapi semua fasilitas, mulai dari pembayaran, integrasi fisik, kemudian feeder TransJakarta untuk menuju dan dari rumah ke stasiun dan sebaliknya,” kata dia.

Kereta LRT Jakarta yang dibangun sejak pertengahan 2016. Kemudian pada tahun 2018 LRT Jakarta beroperasi dengan status uji coba tanpa mengenakan biaya perjalanan. Kini setelah penerapan tarif berlaku, PT LRT akan menargetkan 14 ribu penumpang dalam sehari sebab pada masa uji coba rata-rata pengguna LRT dalam sehari mencapai 7.511 orang.[pit]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *