Aset First Travel Yang Disita Belum Tentu Cukup Tutupi Kerugian Jemaah

  • Whatsapp
Korban Biro Agen Perjalanan Umroh First Travel

INDOPOLITIKA.COM– Korban First Travel Asri Maynita mengaku kecewa atas keputusan yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung yang menyebut barang bukti dan sitaan dinyatakan dirampas untuk negara. Kata dia, harusnya aset itu tidak dirampas oleh negara. Melainkan dikembalikan kepada korban calon jamaah umroh yang gagal diberangkatkan ke Mekkah, Arab Saudi.

Meskipun demikian, dirinya sudah tidak berharap lagi uangnya bisa kembali. Pasalnya jumlah aset apabila dikembalikan ke jamaah, itu tidak bisa menutup ganti rugi. Jumlah jemaah lebih banyak dibandingkan dengan aset yang dimiliki oleh Fist Travel.

Muat Lebih

“Ya kecewa juga sih. Cuma mau gimana lagi. Jumlah aset lelangan juga ga bakal bisa nutup ganti rugi semua jemaah korban.

Ia mengatakan pasrah uang yang sudah dikumpulkan untuk memberangkatkan empat orang anggota kelurganya pergi umroh ke tanah suci Mekkah tidak dikembalikan. Kata dia, sejak ramainya pemberitaan penipuan yang dilakukan oleh pemilik agen biro perjalanan Haji dan Umroh First Travel, Andika Surahman dan Anniesa Hasibuan dirinya sudah tidak lagi berharap uang tersebut akan kembali.

Pernah kata dia, pihak First Travel memberikan janji 60 hari setelah refund uang dikembalikan sebesar Rp56 juta. Namun, baru sepekan proses refund berlangsung, polisi sudah melakukan penangkapan kepada bos First Travel tersebut.

Sebelumnya, Negara merampas aset-aset First Travel hasil kejahatan. Uang puluhan miliar rupiah milik jemaah yang masuk ke First Travel ‘dicuci’ oleh Andika dan Anniesa sedemikian rupa untuk keperluan pribadi. Namun uang jemaah itu bukannya dikembalikan ke jemaah malah dirampas ke negara.

Sementara, Jumlah korban yang belum diberangkatkan agen perjalanan First Travel sebanyak 58.682 orang. Mereka adalah calon jemaah yang sudah membayar paket promo Rp 14,3 juta per orang dalam periode Desember 2016 hingga Mei 2017. Sehingga kalau dihitung kerugiannya, untuk yang paket kurang lebih mencapai 848.7 miliar rupiah.

Diketahui, kasus First Travel telah selesai. Andika Surachman dan istrinya Anniesa Hasibuan dihukum masing-masing 20 tahun dan 18 tahun penjara. Adapun Kiki Hasibuan dihukum 15 tahun penjara. Vonis itu diketok oleh PN Depok dan dikuatkan di tingkat banding dan Mahkamah Agung (MA). Namun, seluruh harta First Travel bukan dikembalikan ke jemaah, melainkan dirampas negara.[pit]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *